Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pejalan kaki yang mengenakan masker pelindung berswafoto di depan patung yang dikenal sebagai Charging Bull di dekat bursa
saham New York di Wall Street. (Foto: Angela Weiss / AFP)

Pejalan kaki yang mengenakan masker pelindung berswafoto di depan patung yang dikenal sebagai Charging Bull di dekat bursa saham New York di Wall Street. (Foto: Angela Weiss / AFP)

Wall Street Menguat, Nasdaq Cetak Rekor

Sabtu, 28 November 2020 | 07:10 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) dengan Nasdaq kembali mencetak ekor tertinggi baru. Pasar menyambut musim belanja akhir tahun di tengah rekor rawat inap Covid-19.

Nasdaq unggul didorong oleh saham teknologi yang menjadi pemimpin pasar selama pandemi. Di sisi lain, saham-saham siklikal yang sensitif secara ekonomi membebani.

Dow Jones Industrial Average naik 37,9 poin atau 0,13% menjadi 29.910,37; S&P 500 naik 8,7 poin, atau 0,24%, pada 3.638,35; dan Nasdaq Composite menambahkan 111,44 poin, atau 0,92%, pada 12.205,85.

Dari 11 sektor utama dalam S&P 500, perusahaan perawatan kesehatan menikmati persentase keuntungan terbesar sementara saham energi memiliki persentase kerugian terbesar.

Saham pembuat chip, yang telah bertahan selama krisis kesehatan global, sekali lagi mengungguli pasar yang lebih luas, dengan indeks Philadelphia SE Semiconductor naik 1,2%.

Dalam seminggu ini, ketiga indeks naik di mana S&P 500 mencapai penutupan tertinggi baru dan blue-chip Dow sempat berakhir di atas 30.000 untuk pertama kalinya.

"Ini sesi singkat dan volumenya ringan, jadi kesimpulan satu-satunya adalah bahwa reli tidak goyah untuk saat ini," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York.

"Itu pertanda baik untuk bulan depan," tambah Cardillo. “Akankah kita melihat pawai Santa? Yang paling disukai. Apakah akan sekuat November? Itu tanda tanya besar."

  Investor mencermati perkembangan vaksin untuk melawan Covid-19. Inggris memberi lampu hijau kepada produsen obat AstraZeneca setelah para ahli mengajukan pertanyaan tentang data uji coba vaksin. Sebelumnya, uji vaksin produksi Pfizer Inc, Moderna Inc mencatat keberhasilan efektivitas melebihi 90%

Saham Walt Disney Co merosot 1,3% setelah perusahaan mengatakan akan memberhentikan sekitar 32.000 pekerja, naik dari 28.000 yang diumumkan sebelumnya. Pekerjaan akan dihentikan terutama di taman hiburan Disney

Di sisi lain, Tesla Inc sahamnya naik 2,0%, bahkan ketika regulator AS membuka penyelidikan atas masalah suspensi sekitar 115.000 kendaraan Tesla.

Saham iQIYI Inc yang terdaftar di AS turun 1,7% setelah Reuters melaporkan Alibaba Group Holding Ltd dan Tencent Holdings Ltd telah menunda pembicaraan untuk membeli saham pengendali dalam layanan streaming video.

Volume perdagangan tercatat 6,82 miliar saham, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata 11,03 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN