Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chairman & CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffet.
Forbes.com

Chairman & CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffet. Forbes.com

Warren Buffett Pastikan Greg Abel akan Gantikan Dirinya di Berkshire

Selasa, 4 Mei 2021 | 05:48 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

NEW YORK, investor.id – Warren Buffett mengonfirmasikan rencana Berkshire Hathaway untuk menetapkan Greg Abel sebagai chief executive officer (CEO) bilamana ia pada akhirnya nanti keluar dari perusahaan induk konglomerasi multinasional tersebut.

Buffett (90 tahun) mengatakan hal itu kepada CNBC, Senin (4/5), setelah rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan Berkshire akhir pekan lalu di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS).

“Dewan direksi sepakat bahwa jika terjadi sesuatu pada diri saya (umpamanya) malam ini, Greg yang akan mengambil alih keesokan hari,” ujar Buffett kepada CNBC, seperti dikutip AFP.

Abel (59 tahun) saat ini menjabat wakil ketua dewan direksi di lini bisnis non-asuransi Berkshire. Spekulasi bahwa dirinya yang akan menggantikan Buffett sebagai CEO sudah mengemuka sejak beberapa tahun terakhir.

Buffett saat ini adalah orang terkaya keenam di dunia, dengan nilai kekayaan mencapai US$ 103,7 miliar menurut majalah Forbes.

Ia dikenal sebagai pribadi unik dalam kancah bisnis Amerika. Buffett memakai pendekatan berbicara terus terang dalam berbisnis dan dikenal hidup sederhana. Hal ini yang menjadikannya terkenal di AS, walaupun aset-aset Berkshire terus menggunung, dari bisnis asuransi dan pekerjaan umum hingga kepemilikan saham besar di banyak perusahaan AS.

Buffett memimpin Berkshire selama berpuluh tahun bersama Charlie Munger (97 tahun) selaku wakil ketua dewan direksi Berkshire.

Buffett juga mengindikasikan bahwa Vice Chairman Ajit Jain (69 tahun), yang memimpin bisnis asuransi perusahaan, berada di urutan kedua sebagai bakal pemimpin Berkshire, bilamana terjadi sesuatu pada Abel. Adapun Abel bergabung dengan Berkshire sejak 1992, sedangkan Jain sejak 1986 dan keduanya dikenal baik di Berkshire.

Bagi jutaan orang yang mengikuti RUPS Berkshire tersebut dan menyimaknya, kata CNBC, dapat menangkap kabar tak terduga tentang siapa CEO Berkshire berikutnya.

Saat menjawab pertanyaan pada RUPS Sabtu (1/5) tersebut tentang apakah perusahaan akan menjadi terlalu kompleks untuk dikelola, Munger mengungkapkan sosok yang sebenarnya tidak lagi mengejutkan dan akan menangani semua hal itu.

“Greg akan mempertahankan budaya (perusahaan),” ujar Munger, untuk menjelaskan bahwa sifat desentralisasi di Berkshire akan hidup lebih lama dari dirinya dan Warren Buffett.

Komentar Munger itu sudah lebih dari cukup sebagai petunjuk tentang siapa yang akan memimpin Berkshire bilamana dirinya dan Buffett tidak lagi ada.

Pantas

Abel dan Jain sudah lama dipandang sebagai sosok yang pantas untuk posisi tertinggi di Berkshire. Sejak keduanya diangkat sebagai vice chairman pada 2018.

“Jika, Yang Maha Kuasa berkehendak, dan terjadi sesuatu pada Greg malam ini, berarti (yang akan memimpin) adalah Ajit. Keduanya adalah sosok yang luar biasa. Kemungkinan bahwa ada yang akan memimpin hingga 20 tahun adalah faktor pembeda yang riil,” tutur Buffett.

Ia mengatakan bahwa usia adalah faktor usia tersebut yang menentukan bagi dewan direksi. Spekulasi tentang siapa yang akan menggantikan posisi Buffett ini sudah mengemuka lebih dari 15 tahun terakhir.
Di antaranya sempat tersiar bahwa sosok pengganti Buffett adalah David Sokol, yang memimpin MidAmerican Energy dan sekarang bernama Berkshire Hathaway Energy dan NetJets.

Tapi Sokol meninggalkan Berkshire pada 2011 setelah terungkap bahwa ia membeli saham senilai US$ 10 juta di perusahaan kimia Lubrizol, sesaat sebelum merekomendasikan Berkshire untuk membeli perusahaan tersebut.

Dari perspektif Buffett, Munger sangat memahami apa yang selama ini menjadi praktik umum bagi para anggota dewan direksi.

“Di Berkshire, kami selalu memiliki kesepakatan bulat tentang siapa yang akan mengambil alih (kepemimpinan). Dunia sekarang memberi perhatian lebih (terhadap hal itu),” kata Buffett.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN