Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Para pelanggan sedang menikmati makan siang di meja di luar restoran di Soho, di London, Inggris pada 20 September 2020. Pemerintah Inggris mempertimbangkan pembatasan nasional baru setelah meningkatnya kasus virus corona Covid-19. ( Foto: DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP )

Para pelanggan sedang menikmati makan siang di meja di luar restoran di Soho, di London, Inggris pada 20 September 2020. Pemerintah Inggris mempertimbangkan pembatasan nasional baru setelah meningkatnya kasus virus corona Covid-19. ( Foto: DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP )

Pandemi Virus Corona Covid-19

WHO: Kasus Mingguan Memuncak, Angka Kematian Turun

Rabu, 23 September 2020 | 07:01 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

JENEWA, investor.id - Pandemi virus corona Covid-19 menyebar semakin cepat di seluruh dunia belakangan ini. Kasus baru melonjak pekan lalu hingga mencapai rekor tertinggi selama tujuh hari. Jumlahnya hampir dua juta kasus baru, walau pada saat yang sama angka kematian baru menurun.

Data tersebut ditunjukkan oleh statistik Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Dalam pembaruan data baru secara global, WHO mengatakan pada Senin (21/9) malam waktu setempat, selama seminggu yang berakhir pada 20 September 2020, terdapat 1.998.897 kasus virus corona baru yang terdata di seluruh dunia. Itu menandai peningkatan hingga 6% selama sepekan sebelumnya.

“Jumlah kasus tertinggi yang dilaporkan dalam satu minggu sejak awal epidemi," kata perwakilan badan kesehatan PBB yang tidak disebutkan identitasnya, seperti dikutip AFP.

Sejak virus corona baru pertama kali muncul di Tiongkok akhir tahun lalu, virus itu telah menginfeksi lebih dari 31 juta orang di seluruh dunia dan merenggut hampir 962.000 jiwa, menurut penghitungan AFP dari sumber resmi hingga Senin.

Hampir semua wilayah di dunia mengalami peningkatan kasus baru sepanjang pekan lalu, menurut WHO. Eropa dan Amerika mencatat, jumlah kasus baru membengkak masing-masing 11% dan 10%.

Hanya Afrika yang relatif tidak terserang pandemi dan terhindar dari tren kenaikan tersebut, serta melaporkan penurunan 12% kasus baru dari pekan sebelumnya. Bahkan ketika jumlah kasus melonjak di sebagian besar wilayah dunia, jumlah kematian baru menurun, statistik WHO menunjukkan.

Seorang tenaga kesehatan berada di balik tirai putih sedang mengambil sampel usap warga untuk diuji virus corona Covid-19, di pusat kesehatan primer pemerintah di Hyderabad, India  pada 21 September 2020. ( Foto: NOAH SEELAM / AFP )
Seorang tenaga kesehatan berada di balik tirai putih sedang mengambil sampel usap warga untuk diuji virus corona Covid-19, di pusat kesehatan primer pemerintah di Hyderabad, India pada 21 September 2020. ( Foto: NOAH SEELAM / AFP )

Penurunan Angka Kematian
Pekan lalu, sekitar 37.700 kematian baru yang terkait dengan virus tersebut tercatat di seluruh dunia, menandai penurunan 10% dibandingkan minggu sebelumnya.

Penurunan tersebut didorong oleh Amerika, wilayah yang paling lama terpukul, di mana kematian baru 22% lebih rendah dari seminggu sebelumnya. Sementara di Afrika angka kematian baru turun hingga 16%. Kawasan Amerika masih menyumbang setengah dari total kasus yang dilaporkan dan 55% jumlah korban jiwa di dunia. Penurunan nyata angka kematian baru di wilayah tersebut didorong terutama oleh penurunan di Kolombia, Meksiko, Ekuador, dan Bolivia.

Amerika Serikat, yang merupakan negara dengan pandemi terparah di dunia, dan Brazil negara terparah kedua, terus lanjut melaporkan jumlah kematian tertinggi. Masing-masing melaporkan lebih dari 5.000 kematian baru dalam seminggu terakhir.

Sementara itu, di negara-negara Eropa jumlah kematian baru melonjak hingga lebih dari 4.000 untuk periode tujuh hari, kenaikan 27% dibandingkan dengan minggu sebelumnya. Beberapa di antara negara Eropa saat ini temgah mengalami gelombang kedua lonjakan infeksi.

Di Eropa, Prancis, Rusia, Spanyol, dan Inggris melaporkan jumlah kasus baru tertinggi dalam seminggu terakhir. Sedangkan Hongaria dan Denmark melaporkan peningkatan relatif tertinggi dalam angka kematian. Pemerintah Inggris terus menghitung jumlah kematian kumulatif tertinggi di benua itu, dengan hampir 42.000 sejak awal pandemi.
 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN