Menu
Sign in
@ Contact
Search
Logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terlihat di pintu masuk gedung WHO di Jenewa, Swiss, beberapa waktu lalu. (FOTO: REUTERS/Denis Balibouse)

Logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terlihat di pintu masuk gedung WHO di Jenewa, Swiss, beberapa waktu lalu. (FOTO: REUTERS/Denis Balibouse)

WHO: Wabah Cacar Monyet Berstatus Darurat Kesehatan Global

Minggu, 24 Juli 2022 | 09:58 WIB
Surya Lesmana (redaksi@investor.id)

JENEWA, investor.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Sabtu (23/7/2022) menyatakan bahwa wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, sebagai peringatan tertinggi yang dapat dibunyikan. Wabah itu diketahui telah menginfeksi hampir 17.000 orang di 74 negara.

"Saya telah memutuskan bahwa wabah cacar monyet global merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers.

Dia mengatakan komite ahli yang bertemu pada hari Kamis tidak dapat mencapai konsensus, jadi dialah yang memutuskan apakah akan memicu peringatan setinggi mungkin.

Washington menyambut baik deklarasi WHO sebagai "seruan untuk bertindak bagi komunitas dunia untuk menghentikan penyebaran virus ini".

Baca juga: Waspada Cacar Monyet, Hewan Bisa Tularkan Virus ke Manusia

"Tanggapan internasional yang terkoordinasi sangat penting untuk menghentikan penyebaran cacar monyet, melindungi komunitas yang paling berisiko tertular penyakit ini, dan memerangi wabah saat ini," kata Raj Panjabi, direktur senior untuk keamanan kesehatan global dan divisi pertahanan hayati Gedung Putih.

Tedros mencatat, ketika dia mengadakan pertemuan Komite Darurat WHO bulan lalu untuk menilai apakah wabah itu mewakili darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, ada 3.040 kasus cacar monyet yang dilaporkan dari 47 negara.

"Sejak itu, wabah terus berkembang, dan sekarang ada lebih dari 16.000 kasus yang dilaporkan dari 75 negara dan wilayah, dan lima kematian," katanya.

Baca juga: Kementan: Pelaksanaan Vaksinasi PMK Terbukti Efektif

"Kami memiliki wabah yang telah menyebar ke seluruh dunia dengan cepat, melalui mode penularan baru, yang terlalu sedikit kami pahami, dan yang memenuhi kriteria dalam Peraturan Kesehatan Internasional."

Lonjakan infeksi cacar monyet telah dilaporkan sejak awal Mei di luar negara-negara Afrika Barat dan Tengah di mana penyakit itu telah lama mewabah.

Tedros mengatakan ada risiko yang jelas dari penyebaran internasional lebih lanjut, tetapi mencatat bahwa "risiko gangguan dengan lalu lintas internasional tetap rendah untuk saat ini".

Baca juga: Puncak Kasus Covid-19 Diprediksi Capai 20.000, Kemenkes: Bisa Saja Tidak Terwujud

WHO menilai risiko cacar monyet tergolong moderat secara global dan di semua wilayah, kecuali di kawasan Eropa yang risikonya dianggap tinggi.

"Meskipun saya mendeklarasikan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, untuk saat ini wabah ini terkonsentrasi di antara pria yang berhubungan intim dengan pria, terutama mereka yang memiliki banyak pasangan," kata Tedros.

"Itu berarti bahwa ini adalah wabah yang dapat dihentikan dengan strategi yang tepat di kelompok yang tepat."

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : CNA/AP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com