Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Tiongkok Xi Jinping. (Lan Hongguang/Xinhua)

Presiden Tiongkok Xi Jinping. (Lan Hongguang/Xinhua)

Xi Jinping Berencana Menggelar “Forum Belt & Road 2023”

Sabtu, 19 Nov 2022 | 19:28 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

BEIJING, investor.id – Presiden Xi Jinping menyampaikan bahwa Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akan mempertimbangkan menjadi tuan rumah “Forum Belt and Road untuk Kerja Sama Internasional” pada tahun depan. Kegiatan ini bakal menjadi forum internasional pertama sejak dimulainya pandemi Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Xi pada Jumat (18/11/2022) dalam pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Bangkok, Thailand. “Belt & Road” sendiri merupakan inisiatif investasi infrastruktur yang diusung Xi, dan pelaksanaan forum sebelumnya pada 2017 dan 2019 telah menarik perhatian para pemimpin dan pejabat dari banyak negara.

Tetapi, Pemerintah Tiongkok telah menutup semua perbatasannya sejak Covid-19 merajalela dan membatalkan sebagian besar acara-acara besar internasional tatap muka yang seharusnya digelar di negaranya.

Baca Juga: Nonton Bareng Uji Coba Kereta Cepat, Jokowi dan Xi Jinping Tepuk Tangan

Advertisement

Baru-baru ini, Tiongkok mulai melonggarkan beberapa elemen dari kebijakan nihil Covid-19 nya yang ketat. Bahkan negara itu berjuang melawan wabah yang melonjak di banyak kota.

Para analis pun memperkirakan pembukaan yang lebih signifikan dimulai pada Maret atau April.

Sebelumnya pada Februari, otoritas Tiongkok menggelar Olimpiade Musim Dingin di Beijing dalam sistem bubble atau loop tertutup.

Cetak Biru Konektivitas

Dalam pidato, Xi mengungkapkan perlunya memanfaatkan pengalaman dan pelajaran di masa lalu untuk menghadap perkembangan baru ini serta menjawab tantangan zaman. Juga teguh memajukan integrasi ekonomi kawasan Asia-Pasifik untuk bersama-sama membuka landasan baru dalam pembangunan, dan membangun komunitas Asia-Pasifik dengan masa depan bersama.

“Kita harus mengupayakan konektivitas dengan standar yang lebih tinggi. Kita harus, dipandu oleh Cetak Biru Konektivitas APEC, meningkatkan konektivitas keras dan lunak serta pertukaran personel dengan cara yang tertata dengan baik. Tiongkok akan secara aktif meningkatkan saling melengkapi antara 'Belt and Road Initiative', dan strategi pengembangan pihak lain untuk bersama-sama membangun jaringan konektivitas Asia-Pasifik yang berkualitas tinggi,” demikian penjelasannya, yang dikutip dari Xinhua.

Baca Juga: APEC Mulai KTT dengan Fokus Pada Inflasi Pangan dan Energi

Presiden Xi menekankan perlunya mengikuti semangat keluarga Asia-Pasifik, menjaga satu sama lain ibarat penumpang di kapal yang sama dan terus bergerak menuju komunitas Asia-Pasifik dengan masa depan bersama.

“Selama beberapa dekade terakhir, kerja sama ekonomi yang kuat di kawasan telah menciptakan 'keajaiban Asia-Pasifik' yang dikagumi di seluruh dunia. Kerja Sama Asia-Pasifik telah mengakar kuat di hati rakyat. Saat ini dunia telah sampai pada persimpangan sejarah lainnya, dan hal ini telah membuat kawasan Asia-Pasifik menjadi lebih penting jserta menonjol dalam kedudukan dan perannya,” tutur dia.

Ditambahkan oleh Xi bahwa dalam menghadapi kondisi yang baru, ia menyerukan untuk bergandengan tangan membangun komunitas Asia-Pasifik dengan masa depan bersama dan membawa kerja sama Asia-Pasifik ke level baru. Dan terkait hal ini Xi telah membuat beberapa proposal.

Baca Juga: Krisis Pengan Ancam Dunia, Jokowi: Kolaborasi APEC Mutlak Diperlukan

Xi juga sudah mendesak negara-negara untuk menegakkan keadilan internasional dan membangun perdamaian dan stabilitas Asia-Pasifik. Dalam catatannya, pertumbuhan pesat kawasan ini selama beberapa dekade terakhir membuktikan pentingnya saling menghormati, solidaritas dan kerja sama, dan konsultasi di antara semua pihak untuk penyebut terbesar ketika sesuatu muncul.

“Kita harus selalu menganggap visi keamanan bersama, komprehensif, kooperatif dan berkelanjutan, serta menghormati kedaulatan dan integritas wilayah semua negara. Tidak seorang pun boleh ikut campur dalam urusan internal negara lain, dan setiap orang harus menghormati jalur pembangunan dan sistem sosial yang dipilih secara mandiri oleh masyarakat masing-masing negara,” ungkap dia.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com