Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Yuan Salip Yen dalam Pembayaran Mata Uang

Rabu, 7 Oktober 2015 | 13:37 WIB
ah

BEIJING – Mata uang Tiongkok yuan (renminbi) telah menyalip yen Jepang dan menempatkan dirinya di peringkat keempat dalam pembayaran mata uang di dunia. Menurut organisasi transaksi dunia SWIFT, pada Selasa (6/10), kenaikan posisi ini karena Beijing berhasil mendorong penggunaan mata uang yuan di dunia internasional.


Dalam pernyataan, SWIFT menyebutkan bahwa yuan menguasai 2,79% pangsa pasar pembayaran dunia, pada Agustus berdasarkan nilai. Sementara itu, yen hanya menguasai 2,76% dan membuat posisinya melorot ke peringkat kelima. SWIFT bahkan menekankan bahwa selama tiga tahun terakhir, penggunaan mata uang yuan telah melonjak melewati tujuh mata uang lainnya. Padahal pada Agustus 2012, yuan masih berada di peringkat ke-12 dengan menguasai 0,84% pangsa pasar.


“Mata uang ini juga semakin memantapkan posisinya sebagai mata uang dominan untuk pembiayaan perdagangan setelah dolar,” bunyi laporan.


Pada Agustus, mata uang dolar berada di peringkat atas sebagai mata uang pembayaran utama di dunia dengan menguasai 44,84% pangsa pasar, disusul dengan euro yang menguasai 27,20% dan poundsterling Inggris yang menguasai pangsa pasar 8,45%. Pemerintah Tiongkok juga berusaha agar penggunaan yuan lebih banyak dilakukan secara internasional. Ini sejalan dengan posisinya sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia.


Beberapa analis bahkan memprediksi, pada suatu saat nanti mata uang Tiongkok akan menyaingi dolar AS, yang saat ini menjadi mata uang cadangan utama di dunia. (afp/pya)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN