Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
dr Ferlinna, pemilik klinik kecantikan FX Skinnology

dr Ferlinna, pemilik klinik kecantikan FX Skinnology

dr Ferlinna, Pemilik Klinik Kecantikan FX Skinnology

Bisnis Kecantikan Tak Akan Mati

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 21:06 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

Memahami bahwa setiap orang ingin tampil menarik dengan kulit wajah yang sehat dan bersinar (glowing) membuat dr Ferlinna meyakini bahwa bisnis di bidang kecantikan tidak akan pernah mati. Sebaliknya, justru bisnis ini akan terus berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi dan perkembangan tren.

“Segmen pasarnya di semua kalangan, tua maupun muda, baik perempuan maupun laki-laki. Sekarang kesadaran laki-laki untuk tampil bersih dan rapi semakin tinggi, tidak kalah dengan perempuan,” kata pemilik klinik kecantikan FX Skinnology dr Ferlinna, di kawasan Tebet Jakarta Selatan.

Bahkan, kata dia, menjamurnya drama maupun musik Korea, ikut membawa tren tersendiri di dunia kecantikan. Karena, kebanyakan pasiennya menginginkan kulit bersih bersinar seperti wanita Korea.

Dr Ferlinna mengaku ada kepuasan sendiri saat pasien yang ditanganinya berhasil mendapatkan apa yang diinginkan. “Saya ikut merasakan senang kalau pasien yang saya tangani menjadi lebih cantik,terlihat lebih muda dan lebih percaya diri,” katanya.

Namun, dia mengaku dalam menjalankan bisnisnya ini tak melulu mengejar profit. Dia mengedepankan pendekatan personal pada setiap pasiennya. Sebagai contoh, saat ada gadis muda usia kurang dari 20 tahun meminta treatment tanam benang, dia tak serta merta mengabulkannya. “Kalau orientasi saya profit, saya kerjakan saja apa yang diminta. Tapi saya tidak. Saya kasih pengertian bahwa jenis perawatan itu belum dibutuhkan untuk anak seusianya,” papar dr Ferlinna.

Sebaliknya, kata dr Ferlinna, jika ada pasien yang menginginkan hasil instan, dia berusaha menjelaskan bahwa untuk mendapatkan hasil maksimal ada tahapan-tahapan treatment yang harus dilalui. prinsipnya saya selalu ingin memberikan yang terbaik, dengan hasil yang maksimal menggunakan product yang terbaik dan aman, jadi bukan semata-mata money oriented,” katanya.

Dr. Ferlinna mengaku terjun di bidang kecantikan sejak tahun 2009, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Jakarta ini juga berpraktik di rumah sakit menangani masalah alergi, “ ujarnya.

“Setelah lulus kuliah tahun 2009, saya sempat bekerja di klinik umum. Hingga suatu saat rekannya pemilik klinik kecantikan mengajaknya bergabung. Dia mengaku belajar banyak di sana. Sebagai dokter muda, dia mengaku begitu enjoy menjalankan profesinya sebagai dokter kecantikan hingga sekarang.

Wanita kelahiran Jakarta 16 Februari 1983 ini menceritakan pengalamannnya saat ada pasien yang tidak ingin ditreatment olehnya, karena terbiasa oleh dokter yang lain. Dia pun berusaha meyakinkan sang pasien. Ternyata hasilnya sang pasien justru sangat puas. IIni membuat saya lebih percaya diri, Saya pun menyadari ternyata passion saya ada disini. Saya jadi bersemangat untuk banyak belajar lagi,” katanya.

Namun, setelah dirinya mempunyai anak, pemikiran ya berubah. Jam kerja demikian padat menurutnya tak sesuai lagi. Dia pun memberanikan diri untuk membuka praktik secara mandiri. Dimulai dari di rumah pribadinya, lalu bergabung dengan ruang praktik bersama, hingga akhirnya memiliki klinik kecantikan sendiri di kawasan yang tak jauh dari kediamannya di Tebet.

“Saya mendapat dukungan dari orang tua dan suami untuk memberanikan diri membuka klinik sendiri,” kata ibu tiga orang anak ini.

Dia pun rajin mengikuti berbagai pelatihan, pelatihan maupun simposium untuk meningkatkan skillnya di bidang perawatan wajah antara lain di bidang akupuntur, medical spa, mesotheraphy, chemical peeling, steam cell, thread lift, botox, filler. Dia pun melengkapi kliniknya dengan berbagai peralatan yang cukup canggih.

Tak heran, anggota Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia (Perdesti) ini mampu menangani sendiri berbagai treatment tersebut di kliniknya. “Klinik Fx skinology menyediakan berbagai macam perawatan yang kekinian seperti threadlift, botox, filler dengan harga yang lebih bersahabat pastinya,” kata dr Ferlinna.

Nama FX Skinnology dipilih karena memiliki arti, efek perawatan kulit yang menggunakan teknologi. FX juga memiliki arti F namanya dan X adalah orang-rang yang mendukungnya. “Saya juga punya mimpi suatu saat kalau punya bisnis lain, namanya menggunakan huruf awal FX,” ujarnya.

Kini dia dibantu oleh empat orang beautician dan satu orang kasir. Dia bersyukur dimasa pandemi sekarang ini, meskipun jumlah pasiennya mengalami penurunan, bisnisnya tetap berjalan. “Semua sektor bisnis pasti merasakan efek pandemi ini. Kepada karyawan saya gunakan pendekatan kekeluargaan dan musyawarah. Kita berjuang bersama-sama, dan untungnya mereka menerima,” katanya.

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN