Dukung Kesejahteraan, BTN-KOI Kerjasama Siapkan Rumah bagi Atlet i

Maryono (Sumber: Youtube)

Oleh : Imam Muzakir / GOR | Senin, 15 Oktober 2018 | 21:47 WIB

JAKARTA-Sejalan dengan komitmen menyukseskan Program Satu Juta Rumah dan mendukung kesejahteraan para atlet nasional, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bekerjasama kemitraan dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dalam penyediaan rumah bagi para atlet dengan skema KPR.

Kerjasama dan kemitraan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Sinergi Jasa Layanan Perbankan bagi Anggota dan Pengurus di Lingkungan Komite Olimpiade Indonesia antara KOI dengan Bank BTN, di kantor BTN, Jakarta, Senin (15/10).

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, kerja sama ini, perseroan memberikan kemudahan untuk memiliki rumah bagi para pengurus dan anggota termasuk para atlet berprestasi yang dinaungi KOI.

“Berbagai kemudahan tersebut menjadi wujud apresiasi kami bagi para pengurus, anggota, terutama atlet yang telah dan terus mengharumkan nama Indonesia. Dengan semakin banyaknya atlet yang bisa memiliki rumah, kami harapkan dapat menjadi pemacu semangat mereka untuk terus berkarya bagi negeri,” jelas Maryono .

Melalui kerja sama ini, ada berbagai program khusus yang bisa diakses para pengharum nama bangsa tersebut. Di antaranya, para atlet Indonesia yang terdaftar dan mendapatkan referensi dari KOI bisa mendapatkan program khusus kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) baik untuk hunian baru maupun bekas. Atlet-atlet tersebut juga bisa mengajukan KPR mulai dari usia 18 tahun.

“Kami tidak hanya menyediakan KPR, tetapi juga lokasi dan perumahan yang akan di beli oleh para atlet di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Bank BTN, kata Maryono juga memberikan jangka waktu kredit KPR hingga 30 tahun bagi para atlet nasional. Kemudian, untuk KPA, perseroan memberikan jangka waktu kredit hingga 20 tahun. Bank spesialis kredit perumahan ini juga menawarkan berbagai promosi khusus yakni uang muka mulai dari 5%, bebas biaya administrasi dan provisi, dan bebas biaya appraisal.

Para anggota dan pengurus KOI juga bisa menikmati fasilitas KPR Zero yang memudahkan debitur untuk mengangsur bunga saja selama dua tahun pertama. Kemudian, usai dua tahun berikutnya, debitur baru membayar angsuran pokok dan bunga.
Ketua umum KOI Erik Tohir mengatakan, rencana kerjasama ini sebenarnya dilakukan sebelum Asian Games, namun karena banyaknya kegiatan baru terjadi saat ini. Kerjasama ini dalam rangka mendukung para atlet bisa memiliki rumah baik yang bersubsidi maupun juga yang non subsidi sesuai dengan keinginannya.

“Kalau yang belum punya rumah bisa membeli lewat BTN, bahkan bisa juga atlet investasi di sektor properti untuk masa depannya,” kata Erick Tohir, di tempat yang sama.

Menurutnya, para atlet yang sukses ini saat ini sudah menjadi miliarder dan tentu ini harus di dorong agar para atlet sejahtra dengan memiliki rumah yang layak dan nyaman. Karena masih banyak atlet juga yang belum memiliki rumah dan ini kesempatan mereka untuk bisa mendapatkan rumah. “Nanti kita akan kumpulkan para atlet dan seleksi siapa saja yang siap untuk mememiliki rumah,” kata dia.

Sebagai informasi, hingga kini, KOI memiliki 12 pengurus inti dengan ribuan atlet anggota dari 61 cabang olahraga. Pada pesta olahraga Asian Games 2018 yang digelar belum lama ini, KOI mengirimkan 968 atlet berprestasi. Para atlet tersebut berhasil meraih 31 medali emas, 24 medali perak, dan 43 medali perunggu.

Sementara itu, per Agustus 2018, emiten bersandi saham BBTN tersebut telah menyalurkan KPR dan pembiayaan pemilikan rumah (PPR) sebesar Rp160,71 triliun atau tumbuh 22,07% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp131,64 triliun pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Secara total, hingga bulan ke delapan tahun ini, Bank BTN mencatatkan penyaluran kredit senilai Rp196,25 triliun. Posisi tersebut tumbuh 19% yoy dari Rp 165,09 triliun di periode yang sama tahun lalu. (*)

 



Selengkapnya
 
MORE STORIES