Panorama Group Hadirkan 101 Travel Sketch i

Kepala Bekraf Triawan Munaf (kiri) menerima skets.

Oleh : Imam Muzakir / GOR | Senin, 5 November 2018 | 16:11 WIB

JAKARTA- Panorama group melalui unit bisnisnya PHM Hospitality menggelar 1O1 Travel Sketch, sebuah event pariwisata yang dikemas secara kreatif dan menjadi pionir dalam membuat event sketsa objek-objek wisata.

1O1 Travel Sketch Jakarta berlangsung tanggal 3-4 November 2018 mengusung tema “Sketching Unites Us”, dimana event ini menyatukan banyak individu dan komunitas pencinta sketsa, melebur untuk menggoreskan pena atau kuas dengan tema arsitektur, kuliner, human interest, ataupun hal unik yang ditemui sepanjang perjalanan.

Dalam kegiatan 1O1 Travel Sketch edisi Jakarta, PHM Hospitality menggandeng komunitas sketsa antara lain Sketchwalker Indonesia, Indonesia Sketcher, KamiSketsa dan didukung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Untuk edisi 1O1 Travel Sketch Jakarta, peserta diajak untuk mengeksplorasi Monumen Pembebasan Irian Barat, Lapangan Banteng, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, Galeri Nasional, Balai Kota Jakarta, dan beberapa bangunan bersejarah serta menarik lainnya di pusat Jakarta. Karya peserta yang bertema “Sketching Unites Us” yang dilelang ini nanti akan disumbangkan untuk korban Gempa Bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, pemerintah sangat mendukung kegiatan seperti ini karena secara tak langsung ini akan turut andil dalam meningkatkan pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.Triawan memperkirakan hingga akhir tahun 2018, industri kreatif akan tetap tumbuh, sumbangan industri ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) bisa di atas Rp 1.000 triliun.

“Saya yakin hingga akhir tahun ini lebih dari Rp 1.000 triliun, sebagai pertimbangannya di akhir 2016 lalu saja sudah mencapai Rp 922 triliun,” ujar Triawan, dalam publikasinya, Senin (5/11).

Triawan memprediksi setiap tahun industri ekonomi kreatif tumbuh sekitar Rp 70 triliun, jadi seharusnya tahun 2018 sudah melebihi Rp 1.000 triliun. Hingga akhir 2018 harusnya sudah Rp 1.100 triliun.

Triawan berharap acara semacam ini akan juga bisa mendongkrak pertumbuhan industri sehingga bisa meningkatkan PDB.

“Pemerintah sangat mendukung acara ini karena merupakan bagian industri kreatif,” jelas Triawan.

Sedangkan Direktur Panorama Group Budi Tirtawisata menambhakan pihaknya mendukung kegiatan yang bertema Sketching Unites Us ini apalagi hasilnya akan didonasikan untuk korban gempa.

”Saya sangat mendukung acara ini karena selain untuk mendukung aspirasi ide kreativitas, ini kegiatan ini juga punya manfaat positif,” papar Budi. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES