Teknologi Digital Berdampak Positif bagi Sektor Properti i

Acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-17 di Indonesia, LJ Hooker sekaligus melakukan peluncuran buku 9 Rahasia Membangun Kekayaan Melalui Properti di Zaman Digital, di Central Park, Jakarta Barat, Sabtu, 10 November 2018.

Oleh : Imam Muzakir / GOR | Minggu, 11 November 2018 | 08:37 WIB

JAKARTA- Perusahaan agen properti berbasis di Australia, LJ Hooker Indonesia menilai bahwa pasar properti di Indonesia masih cukup besar dan pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak hanya terpusat di Jawa, juga di luar Jawa sehingga pemanfaatan teknologi digital sangat diperlukan.

Hal tersebut disampaikan Country Director LJ Hooker Indonesia Hody Kuntohadi di acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-17 tahun di Indonesia, sekaligus melakukan peluncuran buku “9 Rahasia Membangun Kekayaan Melalui Properti di Zaman Digital,” di Central Park, Jakarta Barat, Sabtu (10/11).

Hody Kuntohadi dalam siaran persnya mengatakan, di usianya yang ke-17 tahun ini, LJ Hooker fokus pada pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki Passion, Persistence, Integrity, Innovation, Knowledge dan Team Work dengan memaksimalkan penggunaan Property Technology (Proptech).

“Itulah cara untuk mengantisipasi datangnya industri 4.0 saat sebagian pekerjaan manusia akan tergantikan oleh robot dan kecerdasan buatan,” ujar Hody.

Kebijakan pembangunan yang tidak terpusat pulau Jawa, tapi merata ke berbagai daerah, maka untuk mengatasi kendala jarak dan waktu, diperlukan teknologi sebagai alat bantu. Penggunaan aplikasi LJ Hooker Indonesia Digital Assistant (Lidia) membantu para agen properti berkolaborasi dalam menjual dan menyewakan properti.

Ke depan LJ.Hooker juga akan meluncurkan aplikasi Reborn (Real Estate Business Opportunity Referral Network) yang dapat menjadi wadah komunitas bagi para pelaku bisnis properti untuk saling bekerja sama dan memberikan kesempatan seluas – luasnya bagi semua orang untuk berusaha, baik sebagai seorang Property Consultant (PC) atau sebatas referral saja.

“Industri properti memiliki turunan 176 industri di dalamnya. Ada banyak bidang pekerjaan yang terlibat. Bila industri properti ini maju, maka akan dapat menggerakkan ekonomi negara juga, khususnya untuk rumah tinggal dengan segmen harga di bawah Rp 500 juta, “ ujar Hody.

Salah satu langkah untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah membentuk Koperasi Jasa Pengembang Properti Indonesia (Kosperti) sebagai sebuah bentuk konkrit di sektor real estate untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan pencapaian target sejuta rumah dan dalam menggerakkan roda perekonomian.

“Dengan adanya Kosperti ini stake holder lainnya seperti developer, buyer, lembaga keuangan juga turut terbantu dalam penyediaan data base buyer. Kehadiran Kosperti ini, bukan saja didukung oleh pihak Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, tetapi juga telah diakui secara international.

Ditambahkan Oka M Kauripan, Direktur Operasional LJ Hooker Indonesia, tahun lalu LH Hooker Indonesia fokus pada customer service quality. Tahun ini mempersiapkan semua platform yang ada untuk menjadi lompatan besar (quantum) bagi agen properti yang memanfaatkan teknologi digital.

“Tahun depan LJ Hooker Indonesia fokus menjalankan program yang merupakan lompatan besar yang mengembangkan kemampuan dan jaringan,” kata Oka.

Lebih lanjut Oka mengatakan, LJ Hooker optimis akan terus berkembang di Indonesia karena para Property Consultant (PC) mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. “LJ Hooker merupakan tempat yang paling tepat untuk menjadi seorang Property Consultant (PC).

Di sinilah semua PC di-training dan mendapat bimbingan dengan baik, lingkungan kerja yang nyaman, saling support satu sama lain dan yang pasti yakni sangat akrab dan kekeluargaan suasananya, Di LJ.Hooker, kami membantu mengembangkan jiwa sosial entrepreneurship bagi seluruh Property Consultant (PC) dan staff sehingga dapat memberikan kontribusi yang bermakna bagi masyarakat Indonesia. (*)

 



Selengkapnya
 
MORE STORIES