Pengembang, Perbankan, dan Tokoh Raih IPBA i

Pengembang, perbankan, dan tokoh meraih penghargaan IPBA, di hotel Mulia, Rabu (21 November 2018) malam.

Oleh : Imam Muzakir / GOR | Jumat, 23 November 2018 | 10:00 WIB

JAKARTA- Sejumlah Pengembang Properti, Perbankan dan tokoh inspirasi mendapatkan penghargaan tertinggi dalam ajang Indonesia Property&Bank Award (IPBA) 2018. Ajang award IPBA 2018 ini diberikan kepada tokoh inspirasi dan juga pengembang yang terus membangun meski kondisi ekonomi masih berjalan slow down.

“Meski saat ini semua merasakan kondisi ekonomi yang belum terlalu bergairah, namun komitmen tinggi terus dilakukan oleh pengembang dan juga stakeholder untuk membangun. Sehingga memompa motivasi para pengusaha dan industri terkait, sehingga menjadi empower bagi industri properti dan perbankan serta bahan bangunan di tanah air,” ujar Indra Utama Pemimpin Redaksi Majalah Property&Bank, disela acara IPBA, di hotel Mulia, Rabu (21/110 malam.

Hadir pada IPBA 2018 ini, Wantimpres Jend (Purn) Agum Gumelar, Dirjen Penyediaan Perumahan PUPR Khalawi Abdul Hamid, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua asosiasi pengembang perumahan dan sejumlah direksi dari perusahaan pengembang serta perbankan nasional.

Majalah Property&Bank bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Properti dan Keuangan (AJPK). Pada tahun ini, masih konsisten menjaga kredibilitas dan kualitas penyelenggaraan malam anugerah Indonesia Property&Bank Award (IPBA).

Penilaian berkesinambungan yang dilakukan bersama juri tetap yang berpengalaman, serta dukungan Litbang Redaksi memberikan masukan dan hasil riset kepada tim. Para penerima penghargaan IPBA menjadikan penghargaan ini sebagai referensi utama dalam memasarkan produknya.

“Dengan dukungan para juri yang telah sejak awal memberikan pandangan masukan dan penilaian kepada para penerima penghargaan, juga menjadi penyemangat kami untuk terus berkarya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Indra, kegiatan dalam menggelar malam apresiasi dan motivasi Indonesia Property&Bank Award, menjadi empower bagi industri properti dan perbankan serta bahan bangunan di tanah air.

Dalam pelaksanaan IPBA, sejumlah perbaikan terus dilakukan agar event ini bisa terus menjadi ajang yang membanggakan, baik bagi penyelenggara, terlebih lagi bagi penerima penghargaan. Ditengah menjamurnya event sejenis, sebagai yang pertama IPBA harus tetap menjadi yang terbaik.

Ada beberapa kategori penghargaan tertinggi dan khusus seperti Property Person of the Year 2018. Penghargaan ini diberikan bagi tokoh dibidang properti yang memiliki keberpihakan tinggi dan memberikan perhatian khusus terhadap program pemerintah dalam pengembangan perumahan rakyat. Begitu juga penghargaan bagi kepala daerah serta instansi pemerintah.

Disamping itu, penerima penghargaan juga makin beragam seperti mereka yang memiliki kemampuan dalam mendorong perusahaan properti untuk melantai di pasar bursa. Perusahaan properti ada yang sudah melantai di pasar bursa dan ada juga yang sedang merencanakan untuk segera go public.

“Dari wawancara kami dengan pimpinan salah satu group investor IPO besar, setidaknya ada 4 kunci sukses dalam melantai di bursa. Pertama adalah konsultan advisor yang andal, kedua lead under writer yang kredibel dan punya track record bagus, ketiga adanya jaminan standby buyer IPO, yakni investor yang akan membeli saham tersebut. Ke empat adalah strategi dan perencanaan media yang tepat dan berkelanjutan,” kata Indra.

Oleh karena itu, kata dia, dalam IPBA kali ini ada penghargaan khusus bagi perusahaan maupun personal yang mampu memberikan dukungan baik materil maupun spritual, agar perusahaan properti bisa melantai di pasar modal.

Sebagai pelopor penyelenggaraan penghargaan bagi industri properti sejak 13 tahun, IPBA sebagai ajang pemberian penghargaan tertinggi kepada stakeholder, perbankan, developer untuk meningkatkan kinerjanya.

Oleh karena itu, dalam menentukan siapa yang layak menerima penghargaan atau apresiasi, dewan juri bersama tim redaksi Majalah Property&Bank dan AJPK, telah melalui proses yang panjang selama 1 (satu) tahun. Berbagai metode penilaian dilakukan untuk mendapatkan nominasi para penerima penghargaan Indonesia Property&Bank Award 2018.

Disamping penghargaan untuk developer, proyek-proyek properti yang terdiri dari berbagai kategori serta tokoh-tokoh properti dan perbankan yang fenomenal, IPBA juga memberikan porsi penghargaan yang besar dan apresiasi kepada tokoh yang tak kenal lelah mensukseskan program sejuta rumah

Selain itu, IPBA juga memberikan penghargaan kepada perusahaan pengembang yang menyediakan perumahan bersubsidi, termasuk produsen bahan bangunan yang bersedia memotong marginnya agar harga produknya terjangkau, serta pimpinan daerah yang proaktif dalam memberikan pembinaan kepada perusahaan-perusahaan milik pemerintah daerah.

Diantaranya adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mendapatkan penghargaan sebagai Gubernur Yang Paling Menginspirasi dan Aktif Melakukan Pembinaan Kepada BUMD. Porsi penghargaan juga diberikan kepada produsen bahan bangunan yang paling dikenal ditengah masyarakat melalui inovasi yang terus mereka lakukan.

Pada tahun ini, total secara keseluruhan IPBA ke XIII memberikan sebanyak 63 (enam puluh tiga) penghargaan kepada mereka yang berprestasi, mulai dari tokoh, developer, proyek properti dari berbagai kategori, perbankan, pejabat daerah serta sejumlah bahan bangunan.

“Dengan beragam penghargaan tersebut, menjadikan Indonesia Property&Bank Award sangat berbeda dengan yang lain. Kami akan terus menjadi pendorong dan motivator agar industri properti dan perbankan serta bisnis ikutannya tetap bertumbuh dan menggerakkan roda perekonomian negeri ini,” kata Adrian Putra, Ketua Panitia Penyelenggara IPBA ke XIII tahun 2018. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES