PP Properti Luncurkan Apartemen Tana Babarsari Yogyakarta i

Galih Saksono, Direktur Realti PPRO.

Oleh : Imam Muzakir / GOR | Selasa, 11 Desember 2018 | 00:04 WIB

JAKARTA- Sukses mengakuisisi perusahaan pengembang asal Yogyakarta, pengembang properti PT PP Properti Tbk (PPRO) anak usaha dari perusahaan plat merah PT PP persero Tbk, meluncurkan apartemen antinarkoba di Yogyakarta dengan nama apartemen Tana Babarsari senilai Rp150 miliar.

Direktur Realti PT PP Properti Tbk (PPRO) Galih Saksono mengatakan, apartemen yang baru diluncurkannya ini, bakal menyasar kalangan milenial dan juga mahasiswa yang berada dikawasan puusat pendidikan Yogyakarta dengan konsep anti narkoba.

Menurutnya, keberadaan kampus perguruan tinggi negeri maupun swasta di Yogyakarta semakin memperkuat image kota Yogyakarta sebagai kota pelajar dan menjadi stimulus bagi pengembang properti seperti PP Properti Tbk anak usaha dari PT. PP persero Tbk ini untuk mengembangkan bisnisnya.

“Sebenarnya PPRO sudah lama ingin masuk ke Yogyakarta. Hanya saja kami sangat menghargai moratorium yang ada di sini,” kata Direktur Realti PT PP Properti Tbk (PPRO) Galih Saksono, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (10/12).

PPRO punya konsep apartemen dengan diferensiasi tinggi yang telah dikembangkan di beberapa kota di Indonesia. Usai mengakuisisi salah satu pengembang swasta di Yogyakarta, PP Properti berkomitmen mengembangkan hunian kalangan mahasiswa di Yogyakarta dengan konsep apartemen anti narkoba, seperti di apartemen Evenciio Depok. Kemudian dilanjutkan apartemen The Alton Semarang, apartemen Begawan Malang, Louvin Jatinangor, Bandung, apartemen Mazhoji Depok.

“Angka penjualannya meningkat karena konsep ini. Banyak orang tua yang membeli unit untuk ditempati sendiri oleh putra-putrinya maupun disewakan ke mahasiswa lain,” kata Galih.

Apartemen yang berlokasi di kawasan Babarsari bernama apartemen Tana Babarsari dan merupakan apartemen pertama di Yogyakarta yang berkonsep anti narkoba. Pengembangan apartemen Tana Babarsari di kota wisata ini merupakan strategi perusahaan dalam memenuhi peningkatan kebutuhan hunian dengan nilai investasi sebesar Rp 150 miliar.

Sementara itu, Rudi Wahyu PW, Project Director apartemen Tana Babarsari PPRO mengatakan, apartemen ini berlokaksi dekat bandar udara Adisucipto dan beberapa universitas ternama seperti UGM, UPN, Universitas Atmajaya, STT Nasional dan STIE YKPN, pusat perbelanjaan, hotel, rumah sakit adalah fasilitas-fasilitas penunjang yang melingkari apartemen Tana Babarsari.

Mengusung tagline ‘Beyond Space’ PPRO tidak sekadar menciptakan konsep arsitektur dan desain ruang bagi sebuah hunian mahasiswa. “Kami berusaha agar setiap bangunan diciptakan dapat menjadi tempat yang nyaman, menyelaraskan kehidupan mahasiswa saat sedang belajar dengan memberikan fasilitas-fasilitas penunjang.

Tana Babarsari berupa menstimulus para mahasiswa untuk pintar dan cerdas serta sehat, bebas narkoba dari pengaruh narkoba,” ujar Rudi.

Meski masih baru diluncurkan produk teranyarnya ini diperkenalkan, namun antusias masyarakat Yogyakarta dan kota-kota sekitarnya cukup bagus. Terbukti puluhan unit dari dua tipe yang ditawarkan yakni tipe 1 bedroom dan 2 bedroom telah dipesan.

Tak hanya lewat pameran, open table di kampus-kampus. Beberapa konsumen datang langsung ke site proyek dan marketing office guna memesan unit-unit apartmen Tana Babarsari. “Kami optimistis pelaksanaan groundbreaking dalam waktu dekat, unit-unit di menara pertama Tana Babarsari akan terserap habis dari total 262 unit yang dijual,” ujar Rudi. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES