Wika Gedung Gunakan Teknologi Building Precast i

wika gedung

Oleh : Edo Rusyanto / GOR | Selasa, 18 Desember 2018 | 20:49 WIB

JAKARTA – PT Wijaya Karya Gedung Tbk (Wika Gedung) menggunakan teknologi building precast untuk mempercepat proses pekerjaan struktur, khususnya pada gedung–gedung bertingkat. Salah satu yang memanfaatkan teknologi itu adalah Proyek Rehabilitasi Total Gedung Kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

“Pekerjaan dengan sistem precast dinilai memiliki beberapa keunggulan di antaranya, lebih cepat, area kerja yang lebih bersih, mutu balok dan plat dapat terjaga dengan baik, serta penggunaan jumlah tenaga yang lebih efisien,” ujar Manajer Proyek Wika Gedung Salman Berbudi, dalam publikasinya di Jakarta, Senin (17/12).

Dia mengatakan, proyek berketinggian 15 lantai itu menggunakan precast balok dan precast plat hollow core slab (HCS) yang memiliki keunggulan salah satunya dapat meminimalisasi dampak gempa karena beratnya lebih ringan dari material plat lainnya. Kini, pembangunan gedung senilai Rp 196,6 miliar (termasuk PPN) ini telah mencapai 83%.

Proyek ini bergulir mulai 13 April 2018 dan direncanakan selesai akhir Desember 2018 dengan masa pemeliharaan enam bulan. “Proyek ini termasuk proyek yang pengerjaannya cepat, hanya memakan waktu kurang lebih 8 bulan,” kata Salman.

Sementara itu, Wika Gedung telah merampungkan tiga proyek di Aceh yang mencakup masjid, kampus, dan pasar. Wika Gedung ditunjuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memulihkan masjid Attaqarub di Desa Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya yang rusak akibat gempa 2016.

Kini, masjid tersebut sudah kembali berdiri megah. Lalu, Wika Gedung juga mengerjakan rehabilitasi Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziah yang berlokasi di Samalanga, Kabupaten Bireuen.

Selain itu, Wika Gedung membangun kembali pasar Ulee Gle di Kecamatan Bandar Dua (Ulee Gle), Pidie Jaya. Pasar ini berdiri di atas lahan seluas 3.100 meter persegi (m2) dengan luas total bangunan 1.080 m2. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES