KMI Hadirkan Hunian Mewah Casa Kemang Residence i

Pengembang properti PT Karya Mandiri Internusa (KMI) meluncurkan proyek terbarunya yaitu Town House Casa Kemang Residence, Jakarta Selatan.

Oleh : Imam Muzakir / GOR | Kamis, 31 Januari 2019 | 14:44 WIB

JAKARTA- Sukses kembangkan hunian di kawasan Jakarta Selatan, pengembang properti PT Karya Mandiri Internusa (KMI) meluncurkan proyek terbarunya yaitu Town House Casa Kemang Residence, Jakarta Selatan. Hunian mewah ini bakal menyasar kelas atas dengan harga Rp13,8 miliar per unit.

Direktur Utama PT Karya Mandiri Internusa, Ferra Rahmi, mengatakan, Casa Kemang Residence berlokasi di Jalan Bangka XII, Kemang, Jakarta Selatan merupakan hunian mewah dengan menerapkan konsep desain Mediterania, sehingga terlihat lebih elegan, mewah dan klasik. KMI sebelumnya sukses melakukan penjualan proyek town house “Pejaten Residence” yang dikembangkan sebelumnya di Kawasan Pejaten.

Menurut Ferra, Casa Kemang Residence adalah jawaban bagi masyarakat yang bermimpi tentang rumah yang memiliki nilai investasi besar dan cocok dengan gaya hidup perkotaan. Jaraknya hanya 1,5 kilometer dari Jalan Kemang Raya dan berada di lingkungan yang tenang dan nyaman.

“Desain ini sesuai dengan citra Kemang sebagai kawasan elit yang dihuni dan diminati segmen menengah atas (premium), termasuk orang asing (ekspatriat),” ungkap Ferra, dalam siaran pers, Rabu (30/1).

Selain itu, Casa Kemang Residence yang strategis dan mudah diakses membuat penghuni di kawasan ini bisa mendapatkan semua kebutuhan hidup, seperti keperluan rumah tangga, kuliner, pendidikan, bisnis dan perkantoran, layanan publik, hiburan dan lainnya.

Casa Kemang Residence dibangun dengan kualitas bangunan dan spesifikasi premium yang menggunakan material pilihan dari brand ternama, bahkan sebagian material diimpor dari dari luar negeri. Semisal, lantai marmer yang didatangkan langsung dari Turki.

Bangunan berdesain Mediterania ini memiliki tiga lantai. Dimana lantai dasar merupakan service room, meliputi garasi, kamar pembantu, kamar mandi, dapur kotor dan ruang santai bagi pengemudi. Naik satu lantai adalah living room, terdiri dari ruang tamu dan kamar tamu yang terpadu dengan deck yang langsung menuju kolam renang.

Lantai dua sendiri difungsikan sebagai bedroom, baik kamar tidur utama dan ruangan kamar lainnya yang dilengkapi dengan wardrobe area. Di lantai tiga atau paling atas terdapat atap serbaguna dan multiguna (rooftop) bisa di gunakan untuk berbagai tempat, baik untuk gudang, rooftop garden maupun home theater room.

Untuk memberikan kenyamanan paripurna kepada penghuni, Casa Kemang Residence dilengkapi dengan instalasi smart home di tiap unitnya. Nantinya, penghuni dapat mengendalikan hampir seluruh instalasi yang terdapat pada rumah melalui smartphone-nya, seperti instalasi pemanas air, instalasi pendingin udara, listrik, dan lainnya.

Faktor keamanan juga sangat diperhatikan dengan disiapkannya penjagaan di pintu satu gerbang dan CCTV berbasis internet yang memungkinkan penghuni memantau keamanan lingkungan dan rumahnya selama 24 jam dari tempat tinggal atau kantor melalui smartphone-nya.

Tak hanya premium, Casa Kemang Residence juga merupakan hunian ekslusif terbatas. Pasalnya, residensial yang dikembangkan di atas lahan seluas 780 meter persegi ini hanya merangkum 3 unit rumah dengan one gate system.

“Untuk proyek selajutnya, kami akan mengembangkan residensial di Kemang yang lokasinya tidak jauh dari Casa Kemang Residence, persisnya di Jalan Bangka XI dengan luas lahan 2.000 meter persergi. Tentunya dengan jumlah unit yang lebih banyak,” ujar Ferra.

Tipe yang ditawarkan Casa Kemang Residence, yaitu 360/249 meter persegi dsmpsi dengan 360/264 m2, dengan harga mulai Rp13,8 miliar. Pembangunan sendiri saat ini sudah mencapai 50% dan ditargetkan selesai di Mei 2019 ini.

“Casa Kemang Residence memberikan return yang cukup baik untuk investasi jika disewakan kepada kaum ekspatriat. Pasalnya, kebutuhan mereka untuk sewa rumah sangat tinggi dan nilai yang dikeluarkan pun cukup tinggi dengan harga sewa Rp35 juta sampai Rp40 juta per bulan,” katanya.

Apalagi pasokan untuk hunian yang berada dalam one gate system di Kemang jumlahnya sangat terbatas. “Daerah Kemang sangat diminati ekspatriat sebab sebab cukup dekat dengan Jalan TB Simatupang. Banyak perusahaan asing yang bergerak di sektor minyak dan gas yang berkantor di areal ini,” pungkas Ferra.(*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES