Harga Rumah MBR Keluar Pekan Ini i

Ilustrasi.

Oleh : Imam Muzakir / GOR | Selasa, 5 Februari 2019 | 11:22 WIB

JAKARTA-Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) berharap aturan kenaikan harga rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) keluar pekan ini. Aturan itu berlaku untuk 2019 dan 2020.

“Harga baru untuk rumah subsidi sebenarnya sudah kita selesaikan dan kita sudah berkoordinasi dengan kementerian keuangan. Mudah-mudahan dalam pekan ini aturannya sudah bisa keluar,” kata Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Jakarta, Sabtu (2/2).

Khalawi mengatakan, kenaikkan harga rumah subsidi berbeda di setiap wilayah. Usulan kenaikkan harga berkisar 3-7%. Dasar usulan itu karena adanya kenaikan harga tanah di daerah, biaya produksi meningkat, material tukang, dan kemampuan konsumen MBR.

“Sehingga ketiga dasar ini yang kami buat simulasi dengan kenaikan harga antara 3-7,75%. Memang masih jauh dari usulan REI 20%, ya kita sudah itung dan hasil survei di seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut dia, kenaikkan itu sudah dibahas bersama kementerian keuangan. Kenaikkan harga akan berlaku selama dua tahun, yaitu 2019-2020. “Kemungkinan berlaku dua tahun. Kenapa dua tahun, yaitu karena masih transisi dan akan kami kaji,” ujarnya.

Sementara itu, Khalawi menjelaskan bahwa pada 2019, pemerintah menargetkan pembangunan rumah dalam Program Sejuta Rumah (PSR) mencapai 1,25 juta unit. Untuk mencapai target baru tersebut, Dirjen Penyediaan Perumahan perlu promosi yang lebih masif disamping media konvensional juga melalui internet dan media sosial, sehingga masyarakat lebih mudah mencari lokasi rumah subsidi yang diminatinya.

“Program Satu Juta Rumah dilakukan bersama seluruh stakeholder baik pemerintah, perbankan, pengembang, asosiasi pengembang dan lainnya. Termasuk BTN untuk terus mendukung dalam penyaluran subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan mengurangi kekurangan atau backlog perumahan di Indonesia,” kata Khalawi.

Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015, capaian PSR terus meningkat yakni tahun 2015 sebanyak 699.770 unit, tahun 2016 sebanyak 805.169 unit dan tahun 2017 sebanyak 904.758 unit. Tahun 2018, untuk pertam kalinya capaian PSR mencapai 1.132.621 unit. Secara keseluruhan dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2018 telah terbangun 3.542.318 unit rumah. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES