Apartemen Cimanggis City Optimistis Bakal Terserap 2019 i

Proyek apartemen Cimanggis City

Oleh : Imam Muzakir / GOR | Rabu, 6 Februari 2019 | 00:11 WIB

JAKARTA- Kepulihan industri properti diprediksi terjadi pada semester kedua 2019, akibat momentum Pilpres yang akan berlangsung di bulan April. Proyek apartemen Cimanggis City besutan dari PT Permata Sakti Mandiri (PSM) optimistis penjualan unit apartemen akan tetap meningkat.

Hal tersebut terlihat dari penjualan sebelumnya yang mampu melampaui target. Hingga akhir tahun 2018, sudah 75% atau 685 unit dari 913 unit hunian dan kios menara A apartemen Cimanggis City telah terserap pasar dengan jumlah revenue yang didapat sekitar Rp 278 miliar. Kesuksesan ini yang membuat PSM menggenjot pembangunannya agar berjalan sesuai rencana.

“Kebutuhan hunian di rentang harga 300 - 500 jutaan masih sangat besar. Politik, inflasi, kenaikan suku bunga bank, serta pertumbuhan ekonomi yang kurang menarik akibat kondisi pasar global tidak terlalu berpengaruh dengan segmen pasar menengah,” kata Direktur Cimanggis City, Agus Susilo, di sela acara Indonesia Properti Expo 2019, di Jakarta, Senin.

Agus mengungkapkan bahwa penjualan unit menara A akan dihabiskan di semester awal 2019 dengan target senilai Rp 92 miliar dan akan segera meluncurkan menara selanjutnya ditahun ini. Namun dirinya memastikan akan fokus pada pembangunan agar dapat diserahterimakan tepat waktu ke pemilik.

Agus menilai bahwa, kondisi pasar apartemen di wilayah depok dan sekitarnya masih sangat prospektif. Terbukti, satu tahun lalu penjualan apartemen di wilayah itu masih berjalan, dengan varian produk beragam dan harga yang terus meningkat. Apalagi, dengan mulai beroperasinya Tol Cimanggis - Jagorawi (Cijago) seksi II yang terhubung ke ruas Depok - Antasari (Desari).

Selain itu, ketersediaan fasilitas pendukung antara lain pusat perbelanjaan serta sejumlah kampus terkemuka (Universitas Indonesia, Gunadarma, dan Universitas Pancasila). Bahkan, dalam waktu dekat segera dibangun Universitas Islam Internasional (UII).

“Sejumlah fasilitas tersebut menjadi nilai tambah tersendiri bagi Cimanggis City. Karenanya, saat ini harga yang ditawarkan Rp319 juta per unit masih sangat terjangkau. Nilai ini sudah meningkat dibanding sebelumnya, seiring dengan terus bertambahnya value kawasan,” katanya.

Kebijakan pemerintah dan perbankan untuk memudahkan masyarakat memiliki hunian juga menjadi alasan PSM makin optimis merengkuh kesuksesan di 2019. Beberapa promo yang dihadirkan di pameran properti Indonesia Properti Expo (IPEX) JCC, Senayan pada 2 hingga 10 Februari 2019 masih relatif sama dengan tahun sebelumnya.

Cimanggis City selalu eksis di pameran properti seperti IPEX. Seperti yang diungkapkan Widodo, Marketing Manager Cimanggis City, dalam satu kali pameran pihaknya rata-rata menghasilkan Rp 15 sampai Rp20 miliar atau jika dikonversi ke unit apartemen sekitar 30 hingga 50 unit terjual.

“Kami berikan harga dan diskon spesial penjualan di IPEX kali ini, tanpa DP dan gratis biaya KPA Bank serta dengan cicilan 2,9 jutaan saja Anda sudah bisa memiliki unit apartemen eksklusif di Cimanggis City,” ungkap Widodo.

Apartemen Cimanggis City setinggi 24 lantai di lahan seluas 1 hektare dengan luas bangunan sekitar 65.000 meter persegi. Total unitnya berjumlah 1.600 unit apartemen dan kios dengan dua pilihan tipe, yaitu tipe 21 (studio) dan tipe 36 (2 kamar) dengan konsep lagoon leisure, sehingga mampu memberikan kenyaman bagi penghuninya untuk beristirahat (relaksasi) setelah beraktivitas namun juga mampu sebagai tempat aktualisasi diri bagi keluarga dan hubungan sosial lainnya.

Hunian ini mampu mencuri perhatian tidak hanya dari harga terjangkau dengan konsep bangunan eksklusifnya, namun juga lokasi yang berada di kawasan asri dan hijau ditambah akses tranportasi 24 jam dan infrastruktur yang super lengkap seperti pintu Tol Cijago yang terhubung dengan ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2 menuju Soekarno-Hatta International Airport ataupun sebaliknya, dekat juga dengan stasiun kereta Commuterline, LRT Cimanggis trase Cibubur–Bogor serta pusat bisnis dan perdagangan yang mampu menambah nilai investasi ke depannya. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES