Kerja Sama CPN-Wika Realty Mandek i

Jajaran manajemen Wika Realty

Oleh : Edo Rusyanto / GOR | Jumat, 11 Januari 2019 | 20:17 WIB

JAKARTA – Kerja sama pengembangan lahan antara PT Cyberindo Persada Nusantara (CPN) dan PT Wika Realty di perumahan Cyberpark Residence (Tamansari Cyber) di Bogor, Jawa Barat berjalan mandek. Dalam kerja sama operasi (KSO) tahun 2014 itu disebutkan bahwa CPN merupakan pemilik lahan dan Wika Realty berperan membangun hunian tapak.

Menurut Dadan Gusyafin, direktur utama PT CPN, target penjualan dua tahun pengelolaan KSO tahun 2014 dan 2015 tidak tercapai sehingga CPN belum mendapatkan pembayaran tanah dari hasil penjualan KSO tersebut. Selanjutnya, pada akhir 2015 dilakukan kesepakatan perubahan sistem pembayaran tanah kepada CPN secara bertahap sesuai isi perjanjian KSO yang disepakati bersama.

“Tapi, KSO Tamansari Cyber pada 2016 mengalami kesulitan penjualan sehingga membuat pembayaran tanah terhenti dan diputuskan sepihak oleh Wika,” ujar Dadan di Jakarta, Kamis (10/1).

Dia menegaskan, angka penjualan jauh sekali dari target perencanaan awal yang disajikan kepada CPN.

Dadan berharap agar Wika Realty segera menyelesaikan audit sesuai yang tertera dalam perjanjian kerja sama (PKS) sehingga tidak saling merugikan. “Pengakhiran kerja sama sudah disampaikan pada Maret 2018 dan ini menjadi pelajaran berharga bagi pemilik lahan agar lebih hati-hati memilih mitra,” ujar dia.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Wika Realty Agung Saladin mengatakan, dalam kerja sama ini CPN berhak atas pengembalian nilai tanah dan bagi hasil keuntungan atau kerugian sebesar 50% (profit and loss sharing).

Hingga saat ini CPN telah menerima pengembalian nilai tanah termasuk biaya-biaya dan kewajiban CPN kepada pihak ketiga yang harus ditanggung oleh Wika Realty. “Walaupun Tamansari Cyber mengalami kesulitan penjualan,” ujar dia, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (10/1).

Dia mengatakan, dalam kondisi industri properti yang pasang surut, Wika Realty tetap mengedepankan azas profesionalitas dan kesetaraan dengan para mitra sesuai dengan perjanjian yang disepakati sesuai prinsip bisnis umum.

“Jika terjadi situasi bisnis yang kurang kondusif sehingga hasil yang dicapai belum sesuai rencana, Wika Realty selalu mengedepankan prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat untuk mendapatkan win-win solution,” ujarnya. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES