Kemenkeu Incar Rp 15 Triliun dari Lelang SUN Pekan Ini i

Ilustrasi obligasi

Oleh : Arnoldus Kristianus / GOR | Selasa, 12 Februari 2019 | 08:29 WIB

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dijadwalkan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) pada hari ini, Selasa (12/2). Seri SUN yang dilelang meliputi SPN03190513 (new issuance), SPN12200213 (new issuance), FR0077 (reopening), FR0078 (reopening), FR0068 (reopening), FR0079 (reopening), dan FR0076 (reopening).

“Lelang ini memiliki target indikatif sebesar Rp 15 triliun dan target maksimal sebesar Rp 30 triliun,” tulis DJPPR dalam keterangan resminya, Senin (11/2).

Seri SPN03190513 (new issuance) memiliki tingkat kupon diskonto dengan jatuh tempo pada 13 Mei 2019. Alokasi pembelian nonkompetitif SUN ini maksimal 50% dari yang dimenangkan. SPN12200213 (new issuance) jatuh tempo pada 13 Februari 2020 dengan tingkat kupon diskonto.

Alokasi pembelian non kompetitif SUN ini maksimal 50% dari yang dimenangkan. FR0077 (reopening) memiliki tingkat kupon 8,12% dengan jatuh tempo pada 15 Mei 2024. Alokasi pembelian nonkompetitif SUN ini maksimal 30% dari yang dimenangkan.

Sedangkan FR0078 (reopening) yang jatuh tempo pada 15 Mei 2029 memiliki tingkat kupon sebesar 8,25% dengan alokasi pembelian nonkompetitif maksimal 30% dari yang dimenangkan. FR0068 (reopening) memiliki tingkat kupon 8,37% dengan jatuh tempo pada 15 Mei 2034. Alokasi pembelian nonkompetitif SUNI ini maksimal 30% dari yang dimenangkan. FR0079 (reopening) yang jatuh tempo pada 15 Mei 2039 memiliki tingkat kupon 8,37% dengan alokasi pembelian nonkompetitif maksimal 30% dari yang dimenangkan.

Terakhir yaitu FR0076 (reopening) yang jatuh tempo pada 15 Mei 2048 dengan tingkat kupon yaitu 7,37%. Alokasi pembelian nonkompetitif SUN ini maksimal 30% dari yang dimenangkan Lelang SUN akan diikuti oleh tiga pihak, pertama dealer utama yang terdiri atas Citibank NA, Deutsche Bank AG, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, dan PT Bank Panin Tbk.

Selain itu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank ANZ Indonesia, Standard Chartered Bank, JP Morgan Chase Bank NA, PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Kedua yaitu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan ketiga Bank Indonesia. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES