Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kelompok wanita tani KBA Karina (Kampung Berseri Astra, Kampung Ramah Lingkungan Asuransi Astra) RW 01 Pela Mampang memiliki moto sejengkal tanah sejuta manfaat yang mengajak masyarakat untuk mulai hidup sehat dengan melakukan urban farming dalam rangkaian kampanye #IndonesiaLangitBiru.

Kelompok wanita tani KBA Karina (Kampung Berseri Astra, Kampung Ramah Lingkungan Asuransi Astra) RW 01 Pela Mampang memiliki moto sejengkal tanah sejuta manfaat yang mengajak masyarakat untuk mulai hidup sehat dengan melakukan urban farming dalam rangkaian kampanye #IndonesiaLangitBiru.

Aktivitas Urban Farming untuk Mewujudkan #IndonesiaLangitBiru

Sabtu, 25 Desember 2021 | 17:14 WIB
Windarto

Jakarta, Investor.id – Asuransi Astra tengah giat mengkampanyekan #IndonesiaLangitBiru sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam bidang penanganan perubahan iklim. Salah satunya dengan mengangkat tema Hidup Sehat dengan Urban Farming di akun @garda.oto.

Pada kesempatan yang disiarkan Instragam Live, Asuransi Astra berkunjung ke salah satu Kampung Berseri Astra (KBA) Karina (Kampung Ramah Lingkungan Asuransi Astra) di RW 01 Pela Mampang Jakarta Selatan (23/12).

KBA Karina ini dihadirkan sebagai pelaksanaan komitmen Asuransi Astra untuk mengembangkan sebuah kampung yang bersih dan hijau serta masyarakatnya sehat, cerdas dan produktif. KBA Karina RW 01 ini telah diresmikan sejak tahun 2018 dan masih berjalan hingga saat ini yang dikoordinir oleh Rini Andarini, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) di daerah tersebut. Adapun kegiatan yang diselenggarakan ini mencakup belajar cocok tanam, menggali kreativitas dan inovasi ibu-ibu dengan praktek olahan pasca panen, hingga budidaya ikan lele.

Rini mengatakan, urban farming ini tidak sulit, tidak perlu lahan yang luas, tidak perlu modal yang besar. Melalui moto sejengkal tanah sejuta manfaat, urban farming dapat terlaksana meskipun di lahan yang terbatas. “Kami yakin dengan lingkungan yang hijau, pola hidup bersih dan sehat kita akan selalu berfikir dan tercipta suasana yang positif,” ujar Ibu Rini

Dalam kesempatan tersebut, Rini membagikan cara ibu-ibu KWT melaksanakan urban farming, sebagai berikut:

1. Menyemai bibit yang akan ditanam

Rendam bibit di dalam air untuk membedakan bibit mana yang layak untuk disemai. Bibit yang tenggelam merupakan bibit yang layak semai, sedangkan bibit yang mengapung tidak layak semai. Perlu diketahui terdapat beberapa jenis sayuran yang harus melalui proses semai, yaitu sawi, pakcoy, selada, terong, dan juga cabe. Sedangkan untuk jenis sayuran yang tidak perlu melalui proses semai dan dapat langsung menanam bibitnya yaitu kangkung dan bayam.

2. Siapkan tempat untuk melakukan penyemaian

Talang Air atau pot-pot bekas yg sudah tidak terpakai bisa digunakan untuk proses penyemaian. Setelah menemukan tempat yang pas, isi dengan tanah biasa dan tunggu sampai kurang lebih 3 minggu sampai mengeluarkan sedikit daun.

3. Siapkan tanah yang akan digunakan untuk proses penanaman

Siapkan campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk lalu dicampuk dengan dua sendok pupuk NPK (Nitrogen, Phosphate, Kalium). Untuk banyaknya tanah menyesuaikan dengan tempat yang akan kita gunakan. Namun untuk komposisi tanah, pupuk dan sekam bakar adalah 1:1 lalu biarkan selama 3 hari untuk difermentasi.
 

4. Pemindahan bibit yang disemai dan menunggu panen

Pindahkan bibit yang disemai ke tempat yang sudah berisikan tanah hasil fermentasi Untuk perawatannya, setelah 2 minggu semprot tanaman tersebut dengan air urea dan tunggu hingga masa panen tiba.

Banyak sekali manfaat dari giat urban farming ini. Selain kita dapat memproduksi makanan sendiri, kita juga dapat membantu menghijaukan lingkungan, membuat asri rumah, secara tidak langsung mempengaruhi lingkungan dan penanganan iklim secara global. Namun setelah menerapkan pola hidup yang sehat dengan urban farming tersebut, lebih baik apabila didukung dengan olahraga yang cukup dan juga mempersiapkan perlindungan kesehatan.

Asuransi Astra kini telah memiliki produk asuransi kesehatan rawat jalan perorangan, Garda Healthtech. Menawarkan 3 paket perlindungan, yaitu Fit, Classy, dan Ultima, perlindungan ini bisa didapatkan melalui aplikasi Halodoc dan juga mulai tanggal 27 September 2021 bisa Anda dapatkan di aplikasi Garda Mobile Medcare. Dengan begitu, selain menjalankan hidup sehat dan mendukung #IndonesiaLangitBiru, kini kesehatan Anda juga dapat terlindungi secara peace of mind dengan Garda Healthtech

Editor : Maswin (maswin@investor.co.id )

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN