Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi investasi: Foto: newsklikpositif.com

Ilustrasi investasi: Foto: newsklikpositif.com

Apa itu Deposit? Ini Pengertian dan Contohnya

Rabu, 24 Agustus 2022 | 11:54 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Istilah deposit mungkin sudah tidak asing lagi kamu dengar dalam kehidupan sehari-hari, terutama di dunia finansial. Dikutip dari Pintu Academy, deposit adalah istilah dalam keuangan yang dapat diartikan sebagai transfer dana ke pihak lain seperti bank untuk diamankan. Selain itu, deposit juga bisa mengacu pada saat sebagian dana digunakan sebagai jaminan sebelum bisa memperoleh sebuah barang.

Berikut ada enam contoh deposit. Pertama, Demand Deposit. Demand deposit adalah jenis deposit di mana kamu bisa mengambil dana kapan saja, bahkan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Contoh umum dari demand deposit yaitu rekening tabungan serta rekening giro.

Kedua, Saving Deposit. Merupakan salah satu jenis demand deposit pada bank atau lembaga keuangan lainnya. Kamu bisa menarik dana dari rekening tabungan tanpa batas. Saving deposit dikenai bunga, namun umumnya berjumlah kecil. Beberapa rekening tabungan memerlukan saldo minimum untuk menghindari biaya bunga tertinggi, sementara ada juga yang tidak mempunyai syarat saldo minimum.

Baca juga: DepositoBPR by Komunal Proses Deposito Rp 1 Triliun 

Ketiga, Time Deposit. Time deposit adalah rekening bank berbunga yang dikenai tanggal jatuh tempo. Tingkat bunga yang diterapkan umumnya lebih tinggi dari rekening tabungan biasa. Semakin lama tanggal jatuh temponya, maka tingkat pembayaran bunga akan semakin tinggi. Sederhananya, time deposit adalah rekening tabungan, di mana pemilik dari rekening tersebut tidak bisa bertransaksi dengan dana tersebut dalam kurun waktu tertentu. Jika jangka waktunya kurang dari satu tahun, maka disebut deposito berjangka pendek, sedangkan jika lebih dari satu tahun disebut deposito jangka panjang.

Keempat, Term Deposit. Term deposit adalah jenis rekening deposito yang tersedia di lembaga keuangan, di mana dana yang ada akan dikunci dalam jangka waktu tertentu. Biasanya merupakan deposito jangka pendek dengan jangka waktu satu bulan hingga beberapa tahun.

Baca juga: LPS: Deposito Valas Pindah ke Giro, Bukti Ekspansi Dunia Usaha

Keenam, Refundable Deposit. Refundable deposit adalah jaminan yang bisa ditarik kembali oleh investor atau deposit yang bisa diperoleh kembali setelah jangka waktu tertentu. Contoh umum dari refundable deposit adalah uang jaminan dan deposit sewa.

Ketujuh, Customer Deposit. Customer deposit adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan pelanggan terlebih dahulu kepada pihak perusahaan untuk bisa memperoleh sebuah barang atau jasa.

Sedangkan, deposit dalam kripto adalah sejumlah uang yang harus disetorkan investor untuk bisa melakukan pembelian aset kripto. Salah satu tujuan adanya deposit ini adalah untuk memudahkan pengguna yang ingin melakukan jual beli aset kripto. Di Pintu sendiri, deposit bisa dilakukan secara instan dan bebas biaya (kecuali biaya transfer jika memang ada).

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com