Menu
Sign in
@ Contact
Search
Lo Kheng Hong. (Ist)

Lo Kheng Hong. (Ist)

Value Investing sudah Tak Relevan, Lo Kheng Hong: Itu yang Bilang Punya Sahamnya Sedikit

Senin, 26 September 2022 | 18:51 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Investor kawakan Lo Kheng Hong menjawab anggapan bahwa penerapan value investing di masa kini sudah tak relevan.

Banyak kasus terjadi, perusahaan yang berfundamental baik tapi harga sahamnya tidak naik. Sebaliknya, emiten dengan fundamental yang kurang, malah harga sahamnya bisa melonjak.

Baca juga: Jangan Dengar Pompom, Influencer, dan Teman! Lo Kheng Hong: Uang Bisa Hilang

Menurut Pak Lo, sapaan akrabnya, hal tersebut hanya terjadi dalam jangka pendek. Sedangkan, dalam jangka panjang, perusahaan yang fundamentalnya mumpunilah yang dapat memberikan hasil yang memuaskan.

“Jangka pendek iya bisa tidak berkolerasi. Kalau jangka pendek, yang tidak baik naik, yang baik malah turun. Jangka pendek iya. Tapi nanti jangka panjang akan terseleksi yang jelek tetap harganya di bawah yang bagus akan di atas,” terang Pak Lo dikutip dari kanal YouTube HungryStock, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Bukan Value Investing! Lo Kheng Hong Awalnya Pakai Strategi Beli Saham IPO, Listing Jual

Lo Kheng Hong meyakini, pendekatan value investing untuk berinvestasi saham masih relevan pada saat ini.

“Masih (relevan) Pak (value investing). Yang biasanya yang mengatakan value investing tidak relevan itu biasanya orang-orang, kalau Bapak pelajari, sahamnya cuman sedikit. Saham yang dimiliki hanya sedikit sehingga dia mengeluarkan statement demikian. Coba kalau sahamnya banyak pasti semuanya saham-saham yang value investing. Ada margin of safety di situ,” imbuhnya.

Baca juga: Lo Kheng Hong: Yang Pegang Saham BCA (BBCA) dari IPO, Tinggal Tidur saja Jadi Orang Kaya

“Biasanya kalau Bapak lihat, orang-orang yang bilang value investing tidak berlaku lagi, lihat latar belakangnya, orang itu sahamnya biasanya cuman sedikit dan namanya tidak pernah terdaftar di annual report sebagai pemegang saham. Pasti gak terdaftar,” pungkas Pak Lo.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com