Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hari Prabowo, Ketua LP3M Investa dan pengamat pasar modal.

Hari Prabowo, Ketua LP3M Investa dan pengamat pasar modal.

KOPI PAGI

Awal Pekan IHSG Cenderung Menguat, Saham Ini Layak Dicermati

Minggu, 16 Mei 2021 | 10:13 WIB
Oleh Hari Prabowo

Investor.id - Reli saham global pada akhir pekan di tambah sentimen positif dari dalam negeri memberi harapan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan cenderung menguat pada awal pekan, setelah libur Lebaran.

Lima hari libur Lebaran banyak faktor bisa dijadikan analisa dan akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Penantian pelaku pasar selama liburan yang hampir usai, hari Senin besuk perdagangan saham di bursa sudah kembali dibuka.

Dilihat dari kondisi bursa global, awal pekan diwarnai dengan gejolak karena kekhawatiran lonjakan inflasi di AS yang akan memicu suku bunga. Tetapi pada akhir pekan, saham-saham global berhasil reversal, berbalik menguat signifikan.

Kekhawatiran inflasi mereda menyusul data yang dirilis pada Jumat (14/5/2021) yang menunjukkan penjualan ritel AS secara tak terduga terhenti pada April. Faktor ini memperkuat argumen bahwa pemulihan ekonomi AS masih jauh dari yang diperkirakan sehingga kenaikan suku bunga tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Itu tampaknya menenangkan pasar, untuk saat ini.

Harga komoditas meskipun sempat terseok namun pada akhir pekan kemarin rerata mengalami penguatan kembali. Pelemahan dolar dan turunnya imbal hasil (yield) obligasi AS menjadi katalis kenaikan harga komoditas.

Dari dalam negeri kondisi secara umum cukup baik termasuk yang paling utama adalah kasus positif Covid-19 mengalami penurunan yang cukup siginifikan dari kasus harian.

Sentimen positif ini cenderung mendorong IHSG akan menguat pada awal pekan besuk. Apalagi menjelang libur panjang yang lalu terjadi aksi jual sehingga beberapa harga saham mengalami tekanan cukup dalam.

Dari sisi psikologi juga akan timbul semangat baru untuk melakukan aksi beli kembali dengan dukungan faktor eksternal dan regional yang positif. Umumnya investor cenderung melepas saham-sahamnya ketika akan libur panjang untuk menghindari risiko dari berbagai kemungkinan yang terjadi selama liburan.

Saham sektor komoditas, keuangan dan properti diprediksi akan memimpin penguatan. Harga minyak WTI sudah di level $65, dan Brent di atas US$ 68. Demikian juga emas, sudah tembus level psikologis US$ 1.800 dan menuju resisten baru pada US$ 1850 per ounce. Setali tiga uang, harga nikel, gas dan batubara juga rebound setelah sempat anjlok.

IHSG cenderung menguat kelevel 5975- 6000 dengan dukungan saham Blue Chips yang sudah tertekan pada pekan lalu seperti BBRI, ASII, ISAT, SMGR, UNVR, BMRI.

Selain saham bleuchips tersebut beberapa saham yang layak diperhatikan antara lain ELSA, ADRO, PGAS, JPFA, BBTN ,KIJA, dan PWON.

Perkembangan kasus positif covid-19 setelah liburan ini akan menjadi katalis utama para pelaku pasar karena sangat berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi. Semoga menjadi awal pekan yang menyenangkan, yang memberi semangat baru setelah merayakan Lebaran. Happy cuan.

*** Hari Prabowo: Ketua LP3M Investas, pengamat pasar modal.

 

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN