Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat yang menjadi salah satu narasumber seminar daring (webinar) yang diselenggarakan oleh KPw BI Pematangsiantar, belum lama ini.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat yang menjadi salah satu narasumber seminar daring (webinar) yang diselenggarakan oleh KPw BI Pematangsiantar, belum lama ini.

Ekonomi Sumut Berpeluang Tumbuh 2,2%-2,6%

Sabtu, 11 Juli 2020 | 18:40 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id - Di tengah kondisi menurunnya pertumbuhan ekonomi dunia yang diperkirakan IMF akan kontraksi (minus) sebesar 4,9% pada 2020, ekonomi provinsi Sumatera Utara diperkirakan masih berpeluang tumbuh positif dengan kisaran 2,2%-2,6% pada 2020.

Hal itu diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat yang menjadi salah satu narasumber seminar daring (webinar) yang diselenggarakan oleh KPw BI Pematangsiantar, belum lama ini.

Webinar tersebut merupakan pembukaan dari rangkaian 9 (sembilan) webinar dalam rangka Bulan Inspirasi dengan tema “Sinergi Membangun Ekonomi Digital di Sisi Batas Labuhan untuk Indonesia Maju” yang berlangsung dari tanggal 9 Juli hingga 23 Juli 2020 dalam rangka HUT Bank Indonesia ke-67.

Kegiatan webinar pertama yang mengambil judul “Peluang dan Tantangan Ekonomi di Era New Normal” menghadirkan narasumber Kepala KPw BI Prov. Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat yang sekaligus memberikan keynote speech mewakili Dewan Gubernur BI. Pembicara lainnya adalah Kepala Kanwil Perbendaharaan Negara (DJPb) Prov. Sumatera Utara, Drs. Tiarta Sebayang, MM, Direktur OJK Regional 5 Sumatera Utara Antonius Ginting, dan akademisi dari Universitas Sumatera Utara, Wahyu Ario, S.E., Mec. Selain itu, Plh. Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Zainal Siahaan, SE., MM juga hadir memberikan sambutan pembukaan mewakili Walikota Pematangsiantar.

Dari kajian KPw BI Provinsi Sumut, ekonomi Sumatera Utara masih berpeluang tumbuh dengan skenario terbaik (berat) pada kisaran 2,2% – 2,6%. Asumsi yang mendasari perkiraan ini antara lain penurunan perdagangan internasional dan penurunan harga komoditas primer ekspor utama dari Sumut. Saat ini, harga komoditas sudah bergerak membaik.

 

Hal lain yang menumbuhkan optimisme tersebut adalah realisasi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada kuartal I-2020 yang mampu tumbuh 4,65% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera sebesar 3,25% (yoy) dan nasional sebesar 2,97% (yoy).

Semua narasumber sepakat bahwa hal penting yang harus dilakukan adalah sinergi yang sangat erat baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BI, OJK, LPS, dunia usaha dan stakeholders lainnya dalam mensukseskan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Selain itu relokasi Dana Desa, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak Covid-19 juga perlu dioptimalkan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara.

Relaksasi Kredit

Dalam kesempatan itu, Antonius Ginting dari OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara mengharapkan para debitur dapat memanfaatkan relaksasi kredit/pembiayaan yang diberlakukan kepada debitur UMKM dan non-UMKM yang terdampak langsung maupun tidak langsung COVID-19.

Menurut dia, sinkronisasi kebijakan antar lembaga, pemerintah daerah yang aktif, inovasi dan kreativitas dari UMKM sangat diperlukan untuk menciptakan produk yang dibutuhkan pasar. Selain itu, metode pemasaran secara online akan membantu pemulihan kondisi usaha.

Para nara sumber sepakat bahwa percepatan pemulihan ekonomi Sumut perlu didukung kesadaran masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

Dalam laporan pembukaan, Kepala KPw BI Pematangsiantar Edhi Rahmanto Hidayat menjelaskan bahwa istilah “Sisi Batas Labuhan” merupakan istilah yang diperkenalkan KPwBI Pematangsiantar untuk mempermudah penyebutan 8 (delapan) kabupaten/kota yang masuk dalam wilayah kerja KPw BI Pematangsiantar yaitu Siantar-Simalungun, Batubara-Tanjungbalai-Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan.

Rangkaian webinar ini juga diharapkan dapat mempercepat upaya pencapaian Visi Bank Indonesia 2025 yaitu “Menjadi Bank Sentral Digital Terdepan yang berkontribusi Nyata Terhadap Perekonomian Nasional dan Terbaik Diantara Negara Emerging Markets untuk Indonesia Maju” khususnya di wilayah kerja KPw BI Pematangsiantar.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar berharap melalui rangkaian Webinar ini akan tercipta pemahaman yang lebih baik dari masyarakat dan seluruh pihak terkait yang ada di Sisi Batas Labuhan mengenai perkembangan ekonomi terkini dan implementasi fokus kebijakan Bank Indonesia di daerah antara lain digitalisasi UMKM, implementasi QRIS, upaya pengendalian inflasi melalui penciptaan ketahanan pangan, peningkatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP) dan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Dalam rangkaian webinar ini KPw BI Pematangsiantar akan menghadirkan berbagai narasumber yang berasal dari luar dan wilayah Sumatera Utara yang berpengalaman di bidangnya masing-masing yang mewakili pemerintah, Bank Indonesia baik dalam maupun LN, praktisi, pelaku usaha dan pengamat yang pengalaman.

Diharapkan informasi dan sharing pengalaman yang disampaikan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, pemangku kepentingan dan berbagai pihak yang ada di wilayah kerja BI Pematangsiantar untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan produktivitas serta kreativitas dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam webinar pertama ini sebanyak 220 orang bergabung yang berasal dari pejabat pemerintah kabupaten/kota di wilayah kerja KPw BI Pematangsiantar, Instansi Vertikal, Perbankan, Akademisi dan ISEI Siantar-Simalungun, Mahasiswa, Pengusaha dan Asosiasi, UMKM, GenBI (Generasi Baru Indonesia), dan masyarakat umum.

Rangkaian acara webinar ini akan terus berlangsung sampai dengan tanggal 23 Juli 2020 dengan berbagai tema yang berbeda dan terbuka untuk umum. Jadwal webinar dimaksud dapat dilihat pada akun media sosial Bank Indonesia Pematangsiantar.
 

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN