Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presdir PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto saat presentasi dalam The 31 st Investor Gathering Bizcom Indonesia dengan tema diskusi

Presdir PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto saat presentasi dalam The 31 st Investor Gathering Bizcom Indonesia dengan tema diskusi "IPO Journey for Starup" di Jakarta, belum lama ini./IST

Pertumbuhan Laba Emiten Digital Spektakuler

Listyorini, Senin, 30 September 2019 | 11:32 WIB

JAKARTA, investor.id – Era digital telah menggeser pola bisnis di Indonesia, termasuk peluang dalam mencetak laba. Emiten yang berbasis ekonomi digital mencetak laba spektakuler, bahkan ada yang bertumbuh hingga 755% pada semester I tahun 2019 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Presdir PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto memaparkan, sejumlah emiten bisnis digital mencetak pertumbuhan laba sangat pesat, pada semester I-2019 (yoy), seperti PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) mencatat pertumbuhan labat hingga 755%, diikuti perusahaan distribusi digital PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) dengan kenaikan laba 690 persen, sementara Mcash (MCAS) pertumbuhan labanya mencapai 104%.

Menurut Oky, panggilan akrab Octavianus, pertumbuhan laba yang moncer tersebut karena peluang bisnis digital di Indonesia masih terbuka luas, dan pasarnya masih besar. Terlebih lagi, pengguna internet di Indonesia terus meningkat. Penetrasi internet di Indonesia sudah mencapai 56% atau sekitar 171 juta penduduk menggunakan internet.

Ia memberikan semangat kepada pebisnis startup di Indonesia untuk memanfaatkan peluang pasar dengan mencari alternatif permodalan melalui penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Masyarakat Indonesia menggunakan waktu lebih dari 8 jam tiap hari untuk berselancar di internet yang menempatkan RI di posisi ke 5 dunia. "Jangan sampai ketinggalan dalam memanfaatkan peluang bisnis ini," kata dia pada The 31 st Investor Gathering Bizcom Indonesia dengan tema diskusi "IPO Journey for Startups" di Jakarta, belum lama ini.

Ia menegaskan, pasar dunia pun mengalami perubahan. Kini, perusahaan-perusahaan berbasis digital tercatat mempunyai kapitalisasi pasar (market cap) paling besar. Berdasarkan data S&P 500, lima besar market cap adalah Microsoft Corp senilai US$ 1,05 miliar (Rp 14,83 triliun), Apple Inc dengan nilai US$ 983,74 juta (Rp 13,91 triliun), Amazon.com US$ 861,50 (Rp 12,18 triliun), Alphabet Inc US$ 844,95 juta (Rp 11,95 triliun, dan Facebook Inc dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 517,18 juta (Rp 7,31 triliun)

Peluang Besar

CEO PT Jagartha Penasihat Investasi, FX Iwan, dalam The 31 st Investor Gathering Bizcom Indonesia dengan tema diskusi "IPO Journey for Startups" di Jakarta, belum lama ini./IST
CEO PT Jagartha Penasihat Investasi, FX Iwan, dalam The 31 st Investor Gathering Bizcom Indonesia dengan tema diskusi "IPO Journey for Startups" di Jakarta, belum lama ini./IST

Hal senada diungkapkan CEO PT Jagartha Penasihat Investasi, FX Iwan. Menurut dia, peluang perusahaan startup untuk IPO terbuka lebar karena berbagai kemudahan yang diberikan PT Bursa Efek Indonesia, yakni tidak harus profit dua tahun berturut-turut.

Perusahaan startup, kata dia, bisa mencari alternatif pendanaan melalui pasar modal dengan IPO. "Jangan menunggu besar baru go public, tapi jadilah besar dengan go public," ujarnya. Ia mencontohkan sejumlah perusahaan startup yang sukses mencari permodalan melalui IPO, seperti Mcas, NFC Indonesia, Diva, Kioson, dan sebagainya.

Sementara itu, Alan Fatih dari IDX Incubator mengatakan, PT BEI membina startup melalui IDX Incubator. "Kami membina startup hingga tahap IPO," katanya. Proses inkubasi, kata dia, mulai kesiapan ide, proses developing dan menghitung nilai keseluruhan startup sebagai persiapan awal penawaran kepada penanam saham. Pertemuan dengan startup unicorn merupakan proses penting bagi startup untuk meningkatkan nilai dan wawasan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA