Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut Digimax Mediatama Maxima (DMM) Budiasto Kusuma (tengah) didamping Kepada Urusan Komersial dan Pengembangan Bisnis PT HM Sampoerna Henny Susanto (kanan), dan Manager Public Relations PT Kresna Graha Investama Tbk Sirly W Nasir saat konferensi pers tentang Pojok Bayar di Jakarta, Selasa (9/7).

Dirut Digimax Mediatama Maxima (DMM) Budiasto Kusuma (tengah) didamping Kepada Urusan Komersial dan Pengembangan Bisnis PT HM Sampoerna Henny Susanto (kanan), dan Manager Public Relations PT Kresna Graha Investama Tbk Sirly W Nasir saat konferensi pers tentang Pojok Bayar di Jakarta, Selasa (9/7).

Pojok Bayar, Mempertemukan Komunitas Warung Kelontong dengan Platform Digital

Listyorini, Selasa, 9 Juli 2019 | 16:26 WIB

Jakarta – Warung kelontong merupakan bagian dari denyut nadi warga Indonesia, karena warung tidak sekedar tempat jual beli, tetapi juga menjadi tempat bersosialisasi, mulai dari rumpi hingga obrolan-obrolan politik ibu-ibu rumah tangga. Sayangnya, banyak warung kelontong yang berguguran dengan masuknya peritel modern serta era digital.

Digital Maxima Indonesia (DMI) bersama Sampoerna Retail Community (SRC) menghadirkan platform O2O Pojok Bayar, bentuk digitalisasi komunitas ritel warung kelontong Indonesia. O2O adalah suatu konsep e-commerce yang menghubungkan antara saluran online dan offline (toko fisik). O2O menarik pengguna/pelanggan melalui media online seperti email, iklan internet, ataupun media sosial, kemudian mengajak pelanggan tersebut untuk melakukan pembelanjaan secara offline.

"Saya optimis, warung kelontong mempunyai kekuatan luar biasa untuk berkembang di Indonesia jika diberi pembekalan dan pengetahuan sehingga bisa bertahan bahkan berkembang di era revolusi industri 4.0," kata Direktur Utama PT Digital Mediatama Maxima (DMM) Budiasto Kusuma, Selasa (9/7).

Digimax adalah platform yang dikembangkan oleh DMI, yang merupakan entitas anak PT Digital Mediatama Maxima (DMM), perusahaan yang bergerak di digital trade marketing and cloud advertising exchange platform yang menyediakan berbagai layanan end-to-end mulai dari content management, programmatic advertising hingga sales acquisition program, bagian dari grup usaha PT NFC Indonesia Tbk.

Pojok Bayar, kata Budiasto, menghadirkan solusi pembelian produk digital di usaha kecil dan menengah (UKM). "Kami memandang kerjasama antara Digimax dan SRC sebagai langkah strategis dengan memberikan kesempatan bagi pelaku UKM, khususnya para peritel tradisional Indonesia, seperti toko kelontong untuk go digital," katanya.

Dengan adanya Pojok Bayar, konsumen SRC tidak perlu lagi mengantri panjang di loket tagihan maupun menempuh perjalanan yang lebih jauh. Terlebih lagi konsumen dapat melakukan transaksi berbagai produk digital pembelian tiket tranportasi hingga tiket hiburan maupun kuliner dengan cepat, dekat, dan mudah.

Sementara itu, Kepala Urusan Komersial dan Pengembangan Bisnis PT HM Sampoerna Henny Susanto mengatakan, sebagai toko kelontong masa kini yang dekat, hemat, dan bersahabat, kehadiran Pojok Bayar merupakan wujud kesiapan SRC untuk bersaing di era ekonomi digital. "Kekuatan warung kelontong adalah adanya engagement antara pembeli dan penjual," katanya. Ia berharap, dengan kesiapan UKM masuk era digital bisa menumbuhkan kembali warung kelontong di berbagai daerah.

Hingga saat ini, sekitar 110.000 toko kelontong masa kini SRC yang tersebar di seluruh Indonesia dan sudah teredukasi, serta sebagian besar telah memanfaatkan keunggulan Pojok Bayar. Tak hanya itu, Pojok Bayar juga menawarkan fitur keanggotaan sehingga membuka peluang baru yang lebih luas bagi SRC dan lingkungan sekitar.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN