Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layanan Online Mandiri Sekuritas

Layanan Online Mandiri Sekuritas

2020, Mandiri Sekuritas Tangani 5 IPO

Nabil Al Faruq, Kamis, 24 Oktober 2019 | 16:01 WIB

JAKARTA — PT Mandiri Sekuritas siap menangani 4-5 perusahaan untuk menggelar penawaran umum perdana (initial public offering /IPO) saham pada 2020. Beberapa berusahaan tersebut akan melakukan emisi senilai di atas Rp 1 triliun.

Managing Director Andy Bratamihardja mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 4-5 perusahaan yang berencana melakukan IPO. “Dari daftar perusahaan tersebut, semuanya swasta dan belum ada BUMN, dan itu bagus-bagus,” ujarnya dalam Workshop Road to Go Public di Jakarta, Kamis (24/10).

Andy menyatakan, perusahaan-perusahaan tersebut memilih timing IPO pada tahun depan, karena menganggap kondisi politik tahun ini sedang tidak menentu.

Adapun untuk tahun ini, Mandiri Sekuritas menargetkan akan ada satu perusahaan lagi yang melakukan pencatatan perdana saham, namun dengan nilai emisi kurang dari Rp 1 triliun. “Di atas Rp 500 miliar dan di bawah Rp 1 triliun, jadi bisa dibilang middle size,” ujarnya.

Menurut Andy, tujuan diadakannya Workshop Road to Go Public adalah untuk memberikan edukasi terhadap para pelaku bisnis yang masih mempertimbangkan dalam melakukan IPO. Acara tersebut dihadiri 75 perusahaan swasta dan BUMN. 

Saat ini, PT Mandiri Sekuritas sedang menangani Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I PT Bank BTPN Tbk (BTPN) sebesar Rp 1 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan IV dengan nilai total Rp 5 triliun. Obligasi ini diterbitkan dalam dua seri. Seri A diterbitkan dengan tenor 3 tahun. Sementara Seri B diterbitkan dengan tenor 5 tahun. 

Direktur Keuangan Bank BTPN Hanna Tantani menjelaskan, seluruh dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk membiayai ekspansi kredit perseroan. Saat ini, Bank BTPN menyalurkan kredit ke semua segmen, mulai dari kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM), ritel, hingga korporasi.

Obligasi tersebut telah meraih peringkat (rating) AAA (idn) dari PT Fitch Ratings Indonesia. “Peringkat ini mencerminkan kemampuan Bank BTPN dalam menjaga kualitas aset perusahaan dam perbaikan struktur pendanaan sebagai dampak positif dari penggabungan usaha dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) pada Februari 2019,” tambah dia.

Mandiri Sekuritas juga menangani obligasi Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap). Bank Mantap akan menerbitkan obligasi melalui skeme penawaran umum berkelanjutan (PUB) tahap I dengan target dana indikatif sebesar Rp 1 triliun. 

Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari rencana PUB sebesar Rp 4 triliun hingga 2022. PUB tahap I ditawarkan dengan kupon berkisar 7,90-8,36% atau sesuai dengan komposisi rate yang diminta investor. 

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K Triprakoso, penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari upaya perseroan mendiversifikasi sekaiigus memperbaiki struktur pendanaan dalam jangka panjang. 

"Aksi korporasi ini merupakan inisiatif perseroan untuk mendukung kesinambungan bisnis ke depan, serta mengantisipasi persaingan industri perbankan yang semakin ketat. Semakin banyak variasinya, semakin bisa memperbaiki," ungkap Josephus. 

Obligasi tersebut ditawarkan dalam dua seri, yaikni Seri A dengan tenor 3 tahun dan Seri B dengan tenor 5 tahun. Seri A ditawarkan dengan tingkat kupon sebesar 7,90-8,10 %. Sedangkan Seri B ditawarkan dengan tingkat kupon sebesar 8,10-8,35 % per tahun. "Nantinya kupon dibayarkan setiap triwulan," ujar Josephus. (c03)

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA