Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Krakatau Steel. Foto: Defrizal

Krakatau Steel. Foto: Defrizal

Peningkatan Kinerja Krakatau Steel Berlanjut

Kamis, 16 September 2021 | 06:31 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) terus meningkatkan kinerja setelah dilakukannya restrukturisasi dan transformasi secara menyeluruh. Restrukturisasi dan transformasi telah mengubah Krakatau Steel menjadi perusahaan yang sehat dan berdaya saing setelah delapan tahun merugi. Tahun 2020, perseroan mampu mencatatkan laba sebesar Rp 326 miliar dan hingga Juli 2021 terus melanjutkan tren peningkatan kinerjanya dengan meraih laba bersih sebesar Rp 609 miliar.

“Perbaikan kinerja Krakatau Steel terus berlanjut, walaupun di masa pandemi. Krakatau Steel mampu menjaga kinerja positifnya. Hingga Juli 2021, Krakatau Steel berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 17,7 triliun, naik 44,1% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020,” kata Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan tertulis.

Silmy menambahkan, upaya peningkatan ekspor menjadi bagian dari strategi perseroan untuk membantu kinerja penjualan produk baja Krakatau Steel di masa pandemi. Produk Hot Rolled Coil dan Hot Rolled Plate menjadi produk utama Krakatau Steel yang diekspor ke berbagai negara di Eropa, antara lain Portugal, Spanyol, Jerman, Italia, dan Belgia, juga Malaysia dan Australia.

Efisiensi yang berkelanjutan juga terus dilakukan Krakatau Steel. Hingga Juli 2021, perseroan mampu menurunkan kembali fixed cost hingga 19% dan variable cost hingga 11%. Upaya efisiensi ini meneruskan penghematan yang sudah dilakukan pada 2020 dengan penurunan biaya operasional hingga 41%.

“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah, khususnya Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan, pihak perbankan serta pihak-pihak lain yang telah memberikan kepercayaannya kepada Krakatau Steel hingga akhirnya restrukturisasi ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Silmy.

Perseroan berhasil melakukan restrukturisasi utang pada tahun 2020 yang pada saat itu menjadi restrukturisasi terbesar di Indonesia dengan jumlah Rp 29 triliun. Melalui restrukturisasi utang, Krakatau Steel dapat menurunkan total beban bunga utang selama sembilan tahun dari Rp 12,3 triliun menjadi Rp 6,7 triliun, sehingga total penghematan yang didapat dari restrukturisasi utang tersebut sebesar Rp 9,9 triliun. “Pada kuartal IV-2021, restrukturisasi utang Krakatau Steel akan berkurang sebesar Rp 2,9 triliun,” tambah Silmy.

Transformasi dan restrukturisasi ini juga menyentuh pada area organisasi dan SDM, termasuk di dalamnya transformasi budaya perusahaan. Peningkatan kualitas SDM setelah dilakukannya restrukturisasi merupakan kunci sukses dari keberhasilan transformasi, sehingga Krakatau Steel terus mendorong talenta-talenta terbaiknya untuk bekerja dan menghasilkan kontribusi yang berdampak pada kinerja.

Krakatau Steel juga semakin memperkuat bisnis dan meningkatkan nilai perusahaan di anak-anak usahanya dengan membentuk Subholding Krakatau Sarana Infrastruktur pada Juni 2021 dan Subholding Krakatau Baja Konstruksi pada Agustus 2021. Pembentukan kedua subholding dilakukan dalam tempo yang relatif singkat, yaitu 3 bulan.

“Kinerja Subholding Krakatau Sarana Infrasruktur hingga Agustus 2021 mencatat penjualan sebesar Rp 2,4 triliun dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 348 miliar, dan kinerja Subholding Krakatau Baja Konstruksi sampai dengan Agustus 2021 mencatat nilai penjualan sebesar Rp 3,4 triliun dan laba bersih sebesar Rp 111,9 miliar. Dengan kinerja yang baik ini, kedua subholding dapat memberikan kontribusi positif bagi kinerja Krakatau Steel,” ujar Silmy.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN