Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soerwardjono.

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soerwardjono.

Waskita Tunda IPO Dua Anak Usaha, Ada Apa?

Selasa, 21 September 2021 | 15:25 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bakal menunda aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham kedua anak usahanya, PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI) dan PT Waskita Karya Realty (WKR). Bahkan, IPO saham WKR diperkirakan tertunda hingga 2023. Memangnya ada apa?

"IPO WKI dan WKR sepertinya harus ditunda. Pandemi Covid-19 membuat kami belum bisa menyiapkan untuk itu," tutur Direktur Utama Waskita, Destiawan Soewardjono menjawab pertanyaan Investor Daily dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/9).

Destiawan mengungkapkan, tahun ini perseroan sejatinya sudah menyiapkan rencana bisnis bagi kedua anak usaha. Namun, ia ingin melihat dulu performa kinerja WKI dan WKR tahun depan. Setelah itu, program IPO bisa dilanjutkan. "WKR kami harapkan IPO pada 2023," ujar dia.

Destiawan menambahkan, saat ini perseroan masih fokus pada proses penyehatan keuangan, salah satunya melalui dukungan pemerintah (Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan).

"Jadi, kami menerapkan delapan stream yang merupakan program restrukturisasi lengkap. Bukan hanya dari sisi keuangan, tapi juga dari sisi transformasi bisnis untuk meningkatkan pengamanan dan efisiensi," papar dia.

Langkah yang disiapkan Waskita, menurut Destiawan Soewardjono, termasuk menempatkan personel untuk melakukan mitigasi risiko. Dengan demikian, manajemen berkomitken terhadap program restruktusiasi, sekaligus untuk menjaga kepercayaan publik dalam perbaikan Waskita ke depan.

Waskita, kata dia, juga menjamin akan mengelola keuangan yang kuat. Sebab, penyertaan modal negara (PMN) dan penjaminan pemerintah memberikan kepercayaan kepada perseroan untuk menjalankannya dengan sebaik mungkin.

"Ke depan, proses bisnis Waskita akan lebih transparan sehingga risiko-risiko yang dihadapi bisa dimitigasi dengan baik sebelum mendapatkan atau mengerjakan proyek-proyek baru," tegas Destiawan.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN