Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)  akan tawarkan 15% saham.

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) akan tawarkan 15% saham.

Otomotif Menggeliat, IPO Dharma Polimetal Tawarkan 15% Saham

Jumat, 19 November 2021 | 16:44 WIB
Lona Olivia

JAKARTA,  investor.id  – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memanfaatkan momentum kebangkitan industri otomotif di akhir 2021 ini untuk menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Calon emiten yang bergerak di bidang manufaktur komponen otomotif untuk sepeda motor dan mobil tersebut akan melepas 705.882.300 saham baru atau sebanyak-banyaknya 15% di rentang harga Rp 500-620 per saham. Alhasil perseroan berpotensi meraih dana segar sekitar Rp 352,94-437,64 miliar.

Direktur Utama Dharma Polimetal Irianto Santoso mengungkapkan,  keputusan perseroan untuk melakukan go public antara lain untuk melakukan ekspansi bisnis di mana perseroan harus membangun pabrik dan banyak investasi di lini produksi dan operasi.

“Melalui tambahan modal tersebut, perseroan akan lebih leluasa mencoba melakukan penetrasi pada pasar-pasar baru yang prospektif seperti pengembangan produk komponen otomotif berbasis Electric Vehicle (EV). Hal ini merupakan bukti perseroan dalam memperluas lini bisnisnya di masa depan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11).

Perseroan berencana menyerap 70% dana IPO untuk belanja modal, termasuk pembangunan pabrik baru di area 0,48 hektar pada lahan perseroan di Cikarang, Jawa Barat. Dharma Group juga bakal menyerap 16% dana IPO untuk penambahan modal ke anak usaha, yaitu PT Dharma Precision Parts dan PT Dharma Controlcable Indonesia.

Kemudian, 9% dana IPO akan digunakan untuk penambahan kepemilikan perseroan pada PT Dharma Poliplast melalui pembelian saham dari Thio Yudi Suherman maksimal 44%. Saat ini kepemilikan perseroan pada anak usaha tersebut sekitar 55% dan akan menjadi 99%.
Sementara itu, apabila terjadi kelebihan pemesanan pada penjatahan terpusat, perseroan akan mengeluarkan maksimal 125.000.000 mewakili sebanyak-banyaknya 2,59% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan asumsi terdapat  penerbitan saham tambahan karena kelebihan pemesanan pada penjatahan terpusat.

Bersamaan dengan IPO, salah satu anak perusahaan dari Triputra Group tersebut juga akan mengadakan program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation/ESA) maksimal 70,58 juta saham atau 10% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO.

Adapun PT CIMB Niaga Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi efek IPO Dharma Group. Masa penawaran awal proses IPO ini berlangsung pada 19-30 November 2021, perkiraan tanggal efektif 8 Desember 2021, lalu perkiraan tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia pada 17 Desember 2021.

Sebagai informasi, hingga bulan Juni 2021, Dharma meraih penjualan sebesar Rp 1,3 triliun dan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 100 miliar. Pihaknya optimis dalam beberapa tahun ke depan, sejalan dengan upaya peningkatan produksi, maka pendapatan usaha dan laba bersih bisa dipertahankan positif di tahun-tahun mendatang.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN