Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)  akan tawarkan 15% saham.

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) akan tawarkan 15% saham.

Calon Emiten Grup Triputra

Dharma Polimetal Optimistis Penjualan Komponen Otomotif Naik 20%

Senin, 22 November 2021 | 19:16 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -- Calon emiten dari Grup Triputra, PT Dharma Polimetal Tbk optimistis penjualan komponen otomotif pada tahun depan dapat meningkat hingga 20% sejalan dengan membaiknya pertumbuhan otomotif pada akhir tahun. Target ini juga akan didukung oleh rencana ekspansi.

Presiden Direktur Dharma Polimetal Irianto Santoso mengatakan, optimisme ini sejalan dengan peluang pertumbuhan industri otomotif Indonesia yang masih besar. Berdasarkan data dari perusahaan, densitas industri otomotif di Indonesia masih jauh tertinggal dibanding dengan negeri tetangga seperti Malaysia bahkan Thailand. Hal ini menjadi peluang pertumbuhan bisnis bagi perusahaan.

“Industri otomotif di Indonesia densitasnya masih rendah, yakni 77 unit per 1.000 penduduk dibandingkan dengan Thailand yang 260 unit juga dengan Malaysia. Berdasarkan data itu, kami yakin industri otomotif Indonesia dapat bertumbuh 4 sampai 5 kali dari sekarang,” jelas Irianto dalam konferensi pers, Senin (22/11).

Semua itu, lanjut Irianto, juga didukung dengan kebijakan pemerintah yang membebaskan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang diberikan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif sebagai salah satu backbone perekonomian Indonesia. Dengan demikian, serapan kerja akan naik dan meningkatkan gross domestic product (GDP) per kapita.

Momen ini akan dimanfaatkan Dharma Polimetal dengan terus memperkuat kemampuan R&D dan engineering serta meningkatkan kapasitas produksi produk komponen otomotif seiring dengan bangkitnya sektor otomotif nasional tahun ini dan prospek pertumbuhan produk baru yang terus meningkat di masa datang.

IPO

Sebab itu, Dharma Polimetal menilai saat ini menjadi saat yang tepat untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 705.882,300 saham atau sekitar 15% dari jumlah modal yang disetor penuh.

“Di sisi lain, meski kami IPO pada saat pandemi, IHSG tetap menarik dan mampu bertahan. Alasan lain, dengan langkah kami IPO saat ini, tahun depan kami tinggal berekspansi dan tidak ketinggalan persaingan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dengan rentang harga penawaran antara Rp 500 hingga Rp 620 per sahamnya, perseroan berpotensi meraup dana segar sekitar Rp 352,9 miliar. Dana dari aksi korporasi tersebut, sebanyak 70% akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka ekspansi bisnis.

Secara rinci, perseroan akan membangun pabrik baru di area 0,48 hektare pada lahan perseroan di Cikarang, Jawa Barat. Dharma Group juga bakal menyerap 16% dana IPO untuk penambahan modal ke anak usaha, yaitu PT Dharma Precision Parts dan PT Dharma Controlcable Indonesia.

Sedangkan sisanya 9% akan digunakan untuk penambahan kepemilikan perseroan pada PT Dharma Poliplast melalui pembelian saham Thio Yudi Suherman maksimal 44%. Saat ini kepemilikan perseroan pada anak usaha tersebut sekitar 55% dan akan menjadi 99%.

Di saat yang bersamaan, perseroan mengadakan program alokasi saham karyawan (Employee Stock Allocation/ESA) yakni sebesar 10% atau sebanyak-banyaknya 70.588,200 saham.

Dalam aksi ini, CIMB Niaga Sekuritas dan Sucor Sekuritas berperan sebagai penjamin pelaksana emisi efek Dharma Polimetal. Selanjutnya, masa penawaran awal IPO perseroan dengan kode ticker DRMA akan berlangsung pada 19-30 November 2021.

Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diperkirakan dapat diperoleh pada 8 Desember 2021. Sementara masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 9-15 Desember 2021, tanggal penjatahan pada 15 Desember 2021, dan distribusi saham secara elektronik pada 16 Desember 2021. Saham Dharma nantinya akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 17 Desember 2021.

 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN