Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Indo Boga Sukses Tbk. (Foto: Perseroan)

PT Indo Boga Sukses Tbk. (Foto: Perseroan)

Baru Listing, Ternyata Seperti Ini Kinerja Keuangan Indo Boga (IBOS)

Senin, 25 April 2022 | 11:18 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) akhirnya resmi melantai atau tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (25/4/2022). Dengan melantainya itu, menempatkan IBOS sebagai emiten ke-19 pada tahun 2022 atau emiten ke- 785 yang tercatat di BEI.

Sebelumnya IBOS merampungkan masa penawaran umumnya atau initial public offering (IPO) dengan mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed 17,1 kali.

Baca juga: IPO Oversubscribed 64,2 Kali, Listing Perdana Saham Winner Nusantara (WINR) Melesat 35%

Perseroan menawarkan sebanyak 1.607.360.000 saham baru dengan harga penawaran Rp 100 setiap saham. Jumlah seluruh nilai penawaran umum adalah Rp 160,73 miliar.

Pada tahun 2021, IBOS mencatat mampu mencetak kenaikan laba menjadi sebesar Rp 8,64 miliar. Capaian ini naik 104% apabila dibandingkan dengan capaian di tahun 2020 sebesar Rp 4,2 miliar. Sedangkan, di tahun 2019 laba komprehensifnya hanya Rp 4,23 miliar.

Tingginya pertumbuhan laba tersebut ditopang dari kenaikan pendapatan perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp 67,34 miliar. Catatan ini juga naik Rp 14,03 miliar atau sebesar 26% apabila dibandingkan dengan pendapatan tahun 2020 sebesar Rp 53,30 miliar.

Salah satu Penjamin Emisi IBOS, NH Korindo Sekuritas Indonesia melalui direktur investment banking Amir S Samirin mengungkapkan, IBOS adalah salah satu perusahaan terbuka terbesar di Yogyakarta.

“Hal ini dapat dilihat dari pencapaian keuangan yang diperoleh perseroan sejak berdiri. Itu bukan hal yang mudah didapatkan di periode pandemi yang lalu di saat banyak perusahaan malah jatuh. Hal ini membuat keyakinan kami sebagai underwriter dalam mengantarkan perseroan melantai di Bursa Efek Indonesia,” terang Amir dalam keterangannya, Senin (25/4/2022).

Sementara itu, Direktur Utama IBOS Edi Nugroho mengatakan, pihaknya mengucapkan rasa syukur yang mendalam IPO perseroan berhasil dan berjalan dengan lancar.

“Ini juga merupakan berkat hasil kerja keras kami dengan seluruh tim terkait serta para karyawan yang menopang kinerja kami hingga IBOS berhasil menapaki tonggak sejarah baru dengan listing di bursa saham,” kata Edi, Senin.

Edi menambahkan, harapannya dengan melantainya IBOS di BEI, IBOS dapat makin meraih peluang-peluang yang lebih besar ke depan. Tentunya IBOS yang bergerak di sektor industri food and beverage akan turut mengalami pertumbuhan yang terus meningkat sejalan dengan kondisi perekonomian yang kian membaik.

“Apalagi kinerja IBOS setelah IPO akan diiringi dengan era kebangkitan bisnis restoran saat ini,” papar dia.

Menurut Edi, perseroan mencatat bahwa sesuai data Badan Pusat Statistik ekonomi Indonesia telah terdapat perbaikan PDB per kapitanya di tahun 2021 ketimbang tahun 2020. Meski sempat kembali tertekan pada kuartal ketiga 2021 akibat pandemi Covid-19 varian Delta, namun pertumbuhan ekonomi tahun lalu berhasil mencatat angka positif di 3,69 % secara tahunan. Kondisi di tahun 2022 diperkirakan akan terus membaik.

“Dengan meningkatnya PDB per kapita Indonesia, maka secara garis besar konsumsi masyarakat akan meningkat, termasuk sektor hotel, restoran, dan kafe," imbuh Edi.

Baca juga: Perdana Tercatat di BEI, Saham Indo Boga (IBOS) Mentok Naik 10%

Edi menambahkan, ekspektasi peningkatan konsumsi tahun ini juga tercermin dari kebijakan pemerintah pada April 2022 yang telah mengizinkan mudik Idulfitri 2022 dilakukan masyarakat. Sekitar 85 juta penduduk diperkirakan akan ambil bagian dari rutinitas di Lebaran tahun ini. Hal ini mengindikasikan membaiknya tren perjalanan ke depannya dengan berangsur membaiknya situasi pandemi Covid-19 yang juga berpeluang menjadi endemi pada tahun ini.

“Ini akan berdampak bagus bagi perseroan untuk lebih mendongkrak kinerja ke depan. Adapun tahun lalu pun kita meski terdampak pandemi, kami terbukti masih sehat dan mencetak kenaikan laba tinggi di tahun buku 2021,” papar dia.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN