Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Blibli. (Foto: IST)

Blibli. (Foto: IST)

OJK: Sebentar Lagi akan Ada IPO Blibli

Selasa, 14 Juni 2022 | 17:10 WIB
Ghafur Fadillah (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa e-commerce Blibli.com (PT Global Digital Niaga), perusahaan milik Grup Djarum, bakal segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Rencana Blibli masuk bursa melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tersebut merupakan satu dari 57 perusahaan yang tercatat dalam pipeline IPO hingga 11 Juni 2022. Adapun target dana dari IPO 57 perusahaan itu senilai total Rp 18,15 triliun.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK, Djustini Septiana mengatakan bahwa saat ini penawaran saham berbasis teknologi masih marak. "Memang perusahaan unicorn dan decacorn belum banyak melakukan IPO, tapi saat mereka melakukan penawaran, nilainya cukup tinggi bisa sampai triliunan dan sebentar lagi akan ada Blibli," jelasnya di Jakarta, Selasa (14/6/2022).

Baca juga: Siap-siap, Blibli IPO Juli Incar Dana Rp 7,2 Triliun

Djustini menegaskan, dari 57 perusahaan yang masuk pipeline IPO, sektor teknologi menjadi sektor yang paling besar dalam jumlah target dana, yaitu sekitar Rp 7,36 triliun, yang berasal dari 8 perusahaan.

Kemudian, 4 perusahaan dari sektor energi dengan incaran dana sebanyak Rp 5,67 triliun. Lalu, 13 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals sebanyak 13 perusahaan dengan target dana sebesar Rp 2,59 triliun.

Di sektor transportasi dan logistik, OJK mengantongi sebanyak 3 perusahaan yang akan IPO dengan target dana sebesar Rp 729,7 miliar, 6 perusahaan dari sektor infrastruktur Rp 404,45 miliar, dan 5 perusahaan dari sektor basic material Rp 372,67 miliar.

Baca juga: Hanya Bidik Rp 7,2 Triliun, IPO Blibli Diprediksi Bisa Berhasil

Tak ketinggalan, ada 7 perusahaan dari sektor consumer cyclical, 3 perusahaan dari sektor properti dan real estat, dan 3 perusahaan dari sektor industri yang membidik dana masing-masing Rp 342,1 miliar, Rp 249,33 miliar, dan 129,7 miliar. Dua sektor terakhir, yakni 2 perusahaan dari sektor kesehatan dan finansial masing-masing menargetkan dana IPO sebesar Rp 102,81 miliar dan 89,81 miliar.

Mengenai IPO Blibli, seperti diberitakan sebelumnya, target dananya disebut-sebut mencapai US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun. IPO dikabarkan bakal berlangsung pada Juli 2022. Blibli telah menunjuk Credit Suisse First Boston (CSBF) dan Morgan Stanley untuk membantu aksi korporasi tersebut.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN