Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Hillcon Tbk. (Foto: Ist)

PT Hillcon Tbk. (Foto: Ist)

IPO, Hillcon (HILL) Buka Harga di Kisaran Rp 250-400

Rabu, 15 Juni 2022 | 16:12 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Hillcon Tbk (HILL) akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sebanyak-banyaknya 2.211.500.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 20 per saham.

Jumlah saham yang ditawarkan itu mewakili sebanyak-banyaknya 15% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan membanderol harga penawaran IPO antara Rp 250-Rp 400 per saham.

Baca juga: Penerbitan Green Bond BNI (BBNI) Alami Oversubscribe 4 Kali

Dalam prospektus awalnya, perseroan menargetkan jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana ini adalah sebanyak-banyaknya Rp 884,6 miliar.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, dan PT Sucor Sekuritas.

Adapun pemegang saham HILL saat ini adalah PT Hillcon Equity Management sebesari 81% dan PT Bukit Persada Indonesia 19%.

Perseroan saat ini bergerak dalam bidang aktivitas perusahaan holding dan konsultasi manajemen serta usaha jasa pertambangan dan jasa konstruksi melalui perusahaan anak.

Perseroan memiliki pengalaman yang tinggi sebagai kontraktor pertambangan batu bara dan mineral, kontraktor sipil, pekerjaan tanah, konstruksi daerah sungai, dan bendungan.

Seluruh dana hasil dari penawaran umum perdana saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan sekitar 55% untuk modal kerja terkait dengan biaya produksi penambangan, termasuk di antaranya biaya terkait bahan bakar, gaji, biaya overhead, dan pemeliharaan alat-alat berat.

Baca juga: Asyik, Unilever Indonesia (UNVR) Tebar Dividen Rp 84 per Saham

Sisanya, sekitar 45% akan digunakan untuk belanja modal yang terdiri atas pembelian alat-alat untuk mendukung kegiatan operasional. Jenis alat yang akan dibeli yaitu berupa alat berat beserta sarana penunjang lainnya.

Berikut jadwal sementara IPO HILL:

Masa penawaran awal: 15-29 Juni 2022

Perkiraan tanggal efektif: 12 Juli 2022

Perkiraan masa penawaran umum: 14 – 18 Juli 2022

Perkiraan tanggal penjatahan: 18 Juli 2022

Perkiraan tanggal distribusi saham: 19 Juli 2022

Perkiraan tanggal pencatatan saham: 20 Juli 2022

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN