Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT ChemStar Indonesia Tbk

PT ChemStar Indonesia Tbk

SIAP MELANTAI DI BURSA SAHAM

Kembangkan Produk Berkualitas, ChemStar Indonesia Jadi Incaran Brand Global

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:36 WIB
Kunradus Aliandu (kunradus@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT ChemStar Indonesia Tbk diperkirakan menjadi salah satu bagian penting dari kebangkitan Industri dalam negeri, usai pandemi Covid-19 yang berangsur pulih dan mengarah menjadi endemi. Produsen bahan kimia untuk industri tekstil yang berlokasi di Purwakarta Jawa Barat tersebut memiliki potensi besar menjadi salah satu mata rantai penting dalam industri pertekstilan Tanah Air.

Dalam mengembangkan inovasinya, salah satu produk Chemstar merupakan bahan pendukung High Performance Textile Effects. Seperti bahan seragam militer RI yang memiliki fungsi anti nyamuk, hingga seragam yang memiliki fitur anti api. Sedangkan untuk brands sports apparel, ChemStar memberikan produk anti microbial yang mengurangi perkembangan bakteri di pakaian olahraga agar tetap segar dan hygienic dalam waktu yang lebih lama.

“Juga produk coating untuk bahan khusus quick dry yang menjadi bahan wajib berbagai sport apparel. Produk-produk inovatif inilah yang terus akan menjadi andalan CHEM dalam mengembangkan bisnis tekstil dalam negeri,” ungkap Direktur Utama PT ChemStar Indonesia Tbk, Kwee Sutrimo.

Ia menambahkan, semua produk ChemStar dipastikan ramah lingkungan, dengan layanan teknis lengkap yang memenuhi standar kualitas sehingga dipercaya oleh produsen brand global seperti, Adidas, Nike, Uniqlo, hingga Marks & Spencer.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, prospek bisnis perseroan dinilai sebagai salah satu industri yang cerah, seiring meningkatnya mobilitas dan daya beli masyarakat. Sebab Kementerian Perindustrian mencatat, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) masih berpotensi besar, di mana performa industri garmen sepanjang 2022 akan berada di zona hijau pertama kalinya selama pandemi, atau tumbuh 5,84% secara tahunan dan akan terus meningkat ke depannya.

Sebagai perusahaan yang bergerak di industri bahan kimia, sebagian besar produk-produk yang dijual perseroan merupakan produk dengan spesifikasi khusus yang dipesan melalui sistem business to business dan hanya sebagian kecil yang tersedia di pasaran.

Baca juga: Chemstar Indonesia (CHEM) Tawarkan Harga IPO Rp 150-190 Per Saham

Listing Saham

Ia mengatakan, langkah pengembangan bisnis telah memberikan dampak positif bagi perseroan. Hal ini dapat terlihat dari catatan kinerja perseroan yang menjanjikan sejak beberapa tahun terakhir. Tercatat, penjualan perseroan di 2021 mencapai Rp 89,62 miliar, atau meningkat sebesar 13% bila dibandingkan dengan penjualan di 2020 yang mencapai Rp 79,33 miliar. Dengan catatan tersebut, perseroan pun berhasil membukukan laba bersih pada 2021 naik 143 % secara tahunan, dibanding pada 2020 yang hanya tumbuh 17%.

Untuk itu, dalam waktu dekat PT ChemStar Indonesia Tbk akan menawarkan sebanyak-banyaknya 500 juta saham baru, yang merupakan saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 25 setiap saham, atau sebanyak-banyaknya 29,41% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan harga penawaran sebesar Rp 150–190 setiap saham, perseroan berharap mampu mendapat dana segar sebesar Rp 95 miliar. Di mana 27,86 % dari perolehan dana tersebut, akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan yang saat ini telah digunakan oleh perseroan sebagai pabrik dan kantor operasional. Sedangkan sisanya sekitar 72,14% akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Kinerja positif tersebut juga ditopang kerja sama perseroan dengan pemasok global, dimana status perseroan juga merupakan distributor dari perusahaan kimia terkemuka internasional seperti Tanatex Chemicals Holland dan Transfar International China, yang merupakan perusahaan multinasional yang mengembangkan, memproduksi, dan menjual bahan kimia untuk industri tekstil selama lebih dari 150 tahun. Hal tersebut tentu saja berkaitan dengan strategi perseroan untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih luas.

Berbagai prospek tersebut, menjadikan keunggulan PT ChemStar Indonesia Tbk dalam mendorong pertumbuhan kinerjanya ke depan. Hal tersebut seiring dengan proyeksi Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), yang mengungkapkan bahwa industri tekstil diperkirakan dapat tumbuh di atas 10% pada 2022. Hal tersebut dimotori oleh perbaikan utilisasi kapasitas produksi, hingga peningkatan permintaan pasar dalam negeri. Tersendatnya impor tekstil dari China yang disebabkan krisis energi, serta tingginya tarif pengiriman menjadi salah satu alasan akan meningkatnya permintaan pasar dalam negeri di tahun depan.

Baca juga: Semen dan Tekstil Jadi Korban Keganasan Harga Batu Bara

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN