Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS). (Foto: Ist)

PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS). (Foto: Ist)

Berbanding Terbalik dengan JARR, Listing Perdana Agung Menjangan (AMMS) ARB

Kamis, 4 Agustus 2022 | 09:36 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) mencatatkan (listing) perdana sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (4/8/2022).

Dalam perdagangan perdananya di pasar sekunder, saham AMMS dibuka di Rp 108 atau naik 8% dari harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) Rp 100. Namun kemudian ambles ke Rp 90 atau turun 10% membentur batas auto reject bawah (ARB). Kondisi tersebut masih bertahan hingga setengah jam sesi I berjalan.

Advertisement

Baca juga: IPO Oversubscribed 58 Kali, Listing Perdana Jhonlin Agro (JARR) ARA

Pergerakan saham AMMS ini berbanding terbalik dengan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang juga sama-sama melaksanakan listing perdananya pada hari ini.

Saham JARR dibuka di Rp 360 atau melesat 20%. Hanya butuh waktu sekitar 5 menit saham JARR sudah menyentuh Rp 374 atau melonjak 24,67% dan membentur batas auto reject atas (ARA). Selama setengah jam perdagangan sesi I posisi JARR masih perkasa di Rp 374.

Sementara itu, Agung Menjangan Mas sebelumnya melakukan IPO dengan melepas sebanyak 240 juta saham dengan harga Rp 100 sehingga total dana yang diraih perseroan melalui penawaran umum ini sebanyak Rp 24 miliar.

“Hasil penawaran umum sangat mengesankan dan di luar ekspektasi awal kami. Adapun porsi oversubscribed mencapai 15,6 kali dari rencana pendanaan perseroan,” ungkap Direktur Utama AMMS Hartono Limmantoro, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: BEI Penasaran Saham Global Mediacom (BMTR) Melesat Cepat

Dia menambahkan, minat investor pasar modal yang tinggi akan penawaran umum perdana saham ini, membuat perseroan semakin yakin dengan prospek cerah dari industri penunjang jasa perikanan.

Menurut dia, dana yang terkumpul dari hasil penawaran umum sebesar Rp 24 miliar akan digunakan perseroan untuk pengembangan bisnis pembelian alat-alat dan juga modal kerja untuk operasional perseroan yang sedang tinggi permintaannya.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN