Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP). (Ilustrasi/Perseroan)

PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP). (Ilustrasi/Perseroan)

Pelita Teknologi Global (CHIP) IPO, Ternyata Dananya untuk Ini

Kamis, 19 Jan 2023 | 16:33 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP), perusahaan yang bergerak dalam bidang aktivitas konsultasi dan perancangan IoT, dan industri smart card akan menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas sejumlah 200 juta saham.

Besaran saham itu setara dengan 24,81% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan, dengan harga berkisar Rp 140-180 per saham. Perseroan menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas selaku Underwriter.

Direktur Utama Perseroan Ardarini menjelaskan, langkah perusahaan masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO adalah bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan dan tata kelola untuk lebih baik lagi.

Baca juga: Lagi Banyak yang IPO, Produsen SIM Card (CHIP) Ikutan

Advertisement

“Kinerja perusahaan sampai Juli 2022 masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Ardarini menyatakan optimis dengan prospek bisnis smart card dan aktivitas konsultasi informasi & teknologi yang dijalankan perseroan saat ini,” ungkapnya, Kamis (19/1/2023).

Seluruh dana bersih hasil IPO akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja yaitu untuk biaya operasional. Di antaranya seperti gaji, biaya angkut, biaya kantor, biaya penjualan, biaya sewa, dan lainnya serta pembelian barang dagangan dan pelunasan utang usaha kepada pemasok (pihak ketiga).

Catatan saja, perseroan tidak memiliki rencana untuk melunasi utang kepada pihak terafiliasi dengan menggunakan dana hasil penawaran umum.

Baca juga: Riwayat Kontraktor Tambang (HILL) yang Mau IPO, Pendirinya Suami Istri Ini

Setelah dilaksanakannya IPO, mulai tahun ini berdasarkan laba bersih 2022, perseroan berniat untuk melakukan pembayaran dividen sebanyak-banyaknya 20 persen dari laba bersih untuk masa yang akan datang. Pembagian dividen harus tunduk dan mematuhi ketentuan dalam pasal 71 ayat (2) dan (3) UUPT yakni dividen hanya boleh dibagikan apabila perseroan mempunyai saldo laba positif.

Direktur Utama Lotus Andalan Sekuritas (Lotus) Wientoro Prasetyo memaparkan, perseroan mendapatkan izin pre-efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 16 Januari 2023.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com