Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas PLN Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Duri Kosambi sedang melakukan inspeksi harian peralatan salah satunya mendeteksi panas dengan alat Thermography pada semua peralatan di GIS Alam Sutera. Hal ini untuk memastikan peralatan dapat beroperasi dengan baik selama 24 jam (26/7).Investor Daily / Emral

Petugas PLN Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Duri Kosambi sedang melakukan inspeksi harian peralatan salah satunya mendeteksi panas dengan alat Thermography pada semua peralatan di GIS Alam Sutera. Hal ini untuk memastikan peralatan dapat beroperasi dengan baik selama 24 jam (26/7).Investor Daily / Emral

4 Obligasi Listing dalam Sepekan, Nilai Emisi Sebesar Rp 2,41 Triliun

Frans S Imung, Sabtu, 9 Mei 2020 | 08:48 WIB

JAKARTA, investor.id - Sebanyak empat emiten obligasi dicatatkan (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan antara 4-8 Mei 2020. Nilai emisi empat surat utang baru di tengah pandemi Covid-19 ini mencapai Rp 2,41 triliun.

Empat emiten yang mencatatkan obligasi pekan lalu adalah PT Permodalan Nasional Madani (Persero), PT Batavia Prosperindo Finance Tbk, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Dari empat nama ini, nilai emisi terbesar datang dari PT PLN (Persero) yang mencapai Rp 1,737 triliun. Emiten lainnya berkisar Rp 200 miliar.

Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap VII Tahun 2020 diterbitkan dalam empat seri dengan jangka waktu penerbitan dan tingkat bunga bervariasi. Seri A dengan tenor 3 tahun ditawarkan dengan bunga 7,92%, seangkan seri D dengan tenor 10 tahun dikenakan bunga 9,10%. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberi rating idAAA (Triple A) untuk surat utang perusahaan setrum ini.

Sementara itu, Obligasi Berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik Tahap IV Tahun 2020 dari PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dicatatkan dengan nilai emisi Rp225 miliar. Surat utang bertenor 3 tahun ini qQQQQditawarkan dengan tingkat bunga tetap 10,25% per tahun.

PT Batavia Prosperindo Finance Tbk mencatatkan Obligasi Berkelanjutan II Batavia Prosperindo Finance Tahap II Tahun 2020. Nilai emisi perusahaan pembiayaan ini sebesar Rp 200 dengan tingkat bunga tetap 9,70%. Obligasi ini bejangka 370 hari terhitung sejak tanggal emisi. Pefindo menyematkan peringkat idBBB (Triple B) untuk obligasi dengan wali amanat PT Bank Mega Tbk ini.

Selanjutnya, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan III PNM III Tahun 2020. Nilai emisi dari emiten yang aktif mendanai program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp250 miliar. Seri A ditawarkan dengan tingkat bunga 8,40% dan jangka waktu 3 tahun. Sedangkan seri B dengan tingkat bunga 9,00% dan jangka waktu 5 tahun. Peringkat idA+ (Single A Plus) diberikan Pefindo untuk obligasi ini.

BEI menyatakan, seiring pencatatan 4 obligasi baru ini, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 sebanyak 23 emisi. Seluruh obligasi dan sukuk ini datang 19 emiten dengan total nilai emisi Rp22,56 triliun.

Pencatatan 23 surat utang ini menjadikan total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sebanyak 430 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp437,26 triliun dan USD47,5 juta. Sebanyak 116 emiten berpartisipasi dalam penggalangan dana masyarakat tersebut.

Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp3.010,55 triliun dan USD400 juta. Sedangkan Efek Beragub Aset (EBA) yang tercatat sebanyak 11 emisi dengan nilai emisi Rp9,20 triliun.

 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN