Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Papan elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

4 Perusahaan Lagi Siap Listing di BEI

Kamis, 17 September 2020 | 15:46 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id -  Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak empat perusahaan segera mencatatkan (listing) saham perdana di bursa sampai akhir tahun ini. Sedangkan sampai 15 September 2020, sudah ada 46 perusahaan baru yang listing di BEI.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, keempat perusahaan yang akan mencatatkan saham di bursa berasal dari berbagai sektor. Dua perusahaan berasal dari sektor properti, real estate dan building construction.

“Sisanya berasal dari perusahaan sektor perdagangan, jasa, dan investasi dan satu lagi emiten dari sektor aneka industri," ujar dia dalam keterangan resmi pada Kamis, (17/9).

Nyoman melanjutkan, pendanaan merupakan komponen penting dalam keberlangsungan ekspansi bisnis dan operasional perusahaan, terlebih dengan adanya pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta. Namun, pihaknya berharap kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap rencana penawaran umum perdana perusahaan yang berada di pipeline.

"Sampai saat ini, belum terdapat perubahan maupun penundaan dari perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline di bursa terkait penerbitan saham maupun efek bersifat utang atau sukuk," ungkap dia.

Terbaru, PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN), merupakan perusahaan yang baru mencatatkan sahamnya di bursa. Perusahaan yang bergerak di bidang properti ini melepas sebanyak 267,85 juta saham baru dengan harga penawaran Rp 112 per saham. Dengan harga penawaran tersebut, perseroan bisa meraup dana sebesar Rp 30 miliar. Perseroan berencana menggunakan dana dari IPO untuk membangun infrastruktur interior hotel yang berlokasi di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Tahun ini, BEI menargetkan jumlah emiten tercatat bisa mencapai 57 perusahaan. Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memperkirakan target ini tidak akan tercapai. Hal ini disebabkan adanya kemungkinan beberapa emiten yang belum siap untuk menggelar IPO di tahun ini, karena adanya pandemi Covid-19.

"Apabila BEI bisa mencapai jumlah emiten baru sebanyak 50 perusahaan tahun ini, hal itu sudah merupakan sebuah prestasi karena penurunannya tidak terlalu signifikan dibandingkan tahun lalu," terang dia.

Namun demikian, BEI bisa saja mencapai target emiten baru 57 perusahaan. Asalkan, adanya penurunan kasus Covid-19, percepatan trial vaksin, dan murahnya harga saham yang ditetapkan pada saat melakukan aksi IPO.

Sedangkan tahun depan, Nafan memperkirakan jumlah emiten baru berpeluang meningkat dibandingkan tahun ini. Pasalnya, terdapat beberapa sentimen positif yang bisa mendukung perusahaan untuk IPO seperti pemulihan ekonomi dan hal lainnya. Adapun saham IPO yang masih prospektif adalah emiten yang berada di sektor telekomunikasi, keuangan, konsumer, dan properti.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN