Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Minat pemodal terhadap saham-saham baru di pasar perdana atau initial public offering (IPO) tetap tinggi.  Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Minat pemodal terhadap saham-saham baru di pasar perdana atau initial public offering (IPO) tetap tinggi. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Andalan Sakti Tetapkan Harga IPO Rp 105 Per Saham

Minggu, 9 Februari 2020 | 10:20 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - PT Andalan Sakti Primaindo Tbk menetapkan harga penawaran penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) senilai Rp 105 per saham. Dengan demikian total dana yang diraih bakal mencapai Rp 34,65 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), perseroan akan menawarkan sebanyak 330 juta saham ke publik dengan harga pelaksanaan Rp 105 per unit.

Perseroan juga menerbitkan 110 juta waran seri I atau sebesar 31,42% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Waran Seri I diberikan kepada setiap pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam DPS dengan ketentuan setiap pemegang tiga saham baru akan memperoleh satu Waran Seri I.

Harga pelaksanaan dari Waran Seri I adalah Rp 130 per unit, sehingga nilai seluruhnya adalah Rp 14,3 miliar.

Adapun, periode pelaksanaan waran adalah 18 Agustus 2020 sampai 16 Februari 2023. IPO saham perseroan telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 6 Februari 2020. Sedangkan, masa penawaran umum akan digelar pada 10-11 Februari 2020 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 17 Februari 2020.

Dalam IPO ini, PT Investindo Nusantara Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sementara PT NH Korindo Sekuritas, PT Panca Global Sekuritas, dan PT Valbury Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi efek.

Kemarin, BEI baru saja mencatatkan saham emiten baru, yakni PT Pratama Widya Tbk (PTPW). Pratama Widya berhasil menghimpun dana sebesar Rp 114,16 miliar dari IPO dengan melepas 175,63 juta saham ke publik. Saham perdana perseroan ditawarkan sebesar Rp 650 per unit.

Selama penawaran, minat investor tergolong tinggi, itu tercermin dari kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga tiga kali. Hingga perdagangan sesi I pada Jumat, (7/2), saham perseroan berkode PTPW melonjak Rp 325 atau meningkat 50% ke posisi Rp 975 atau terkena penolakan otomatis (auto rejection) batas atas.

Sekretaris Perusahaan Pratama Widya Richad Antonio mengemukakan, sebesar 47,15% dana hasil IPO akan digunakan untuk membeli alat baru, yang terdiri atas 9 unit alat, 4 unit crawler, 2 unit drilling rig, dan 1 unit hydraulic grab.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN