Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Calon emiten, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk menawarkan harga penawaran saham perdana (intial public offering/IPO) di rentang Rp 155-Rp 175 per saham. Perseroan mengincar dana segar sekitar Rp 310- Rp 350 miliar dari penerbitan 2 miliar saham atau setara 33,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Foto: Investor Daily/IST

Calon emiten, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk menawarkan harga penawaran saham perdana (intial public offering/IPO) di rentang Rp 155-Rp 175 per saham. Perseroan mengincar dana segar sekitar Rp 310- Rp 350 miliar dari penerbitan 2 miliar saham atau setara 33,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Foto: Investor Daily/IST

KLUB SEPAKBOLA PERTAMA YANG GO PUBLIC DI ASIA TENGGARA

Bali United Tawarkan Saham IPO Rp 155-175

Farid Firdaus, Sabtu, 27 April 2019 | 09:23 WIB

JAKARTA – Pegelola klub sepakbola Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, menawarkan harga penawaran umum perdana (intial public offering/IPO) pada rentang Rp 155-Rp 175 per saham. Bali United menjadi klub sepakbola pertama yang go public di Asia Tenggara.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) Bali Bintang Sejahtera (Bali United) Yabes Tanuri, perseroan mengincar dana segar Rp 310-350 miliar dari penerbitan 2 miliar saham atau setara 33,3% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Bali United menunjuk PT Buana Capital Sekuritas (terafiliasi) dan PT Kresna Sekuritas sebagai penjamin pelaksana IPO. Bali United, kata dia, berencana menggunakan sekitar 19,1% dana hasil IPO untuk belanja modal (capital expenditure/capex), sekitar 20,4% untuk memperkuat struktur permodalan kepada entitas anak, dan 60,5% sebagai modal kerja perseroan.

“Modal kerja akan kami gunakan untuk merekrut pemain dan pelatih yang profesional, penyelenggaraan kegiatan, serta operasional klub, megastore, dan akademi sepakbola,” tutur Yabes Tanuri di Jakarta, Jumat (26/4).

Yabes mengungkapkan, selama ini perseroan didorong untuk lebih transparan. Setelah Perseroan IPO, masyarakat dapat menjadi pemegang saham Bali United, yang saat ini merumput di Liga 1 Indonesia. “Tidak terasa sudah empat tahun berlalu, di mana kita bersama-sama merasakan banyaknya peristiwa, dari diberhentikannya liga, sampai adanya Bali United Cup, kompetisi, dan liga. Kita semua sangat bangga dengan perkembangan Bali United sampai saat ini,” papar dia.

Yabes menjelaskan, peseroan yang memiliki berkantor pusat di Gianyar, Bali, saat ini memegang hak untuk mengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta sampai 2023. Stadion tersebut memiliki kapasitas penonton sekitar 25 ribu orang.

Dia menambahkan, untuk mendukung klub Bali United, perseroan juga memiliki beberapa entitas anak, yaitu PT Bali Boga Sejahtera yang beroperasi di bidang pengelola kafe dan restoran, PT Kreasi Karya Bangsa yang beroperasi di bidang agensi olahraga, PT Radio Swara Bukit Bali Indah yang beroperasi di bidang radio siaran swasta, dan PT IOG Indonesia Sejahtera yang beroperasi di bidang e-sports.

Perseroan dan entitas anaknya, menurut Yabes, memiliki sumber pendapatan yang beragam, baik dari tiket, hak siar TV, sponsor, penjualan merchandise melalui merchandise store, penjualan makanan dan minuman melalui kafe, playland, akademi, media, mketing agency, dan e-sports.

Perseroan menggelar masa penawaran awal selama 26 April 2018- 7 Mei 2019. Tanggal efektif atas pencatatan saham perseroan diperkirakan terbit pada 15 Mei 2019. Selanjutnya, masa penawaran umum berlangsung pada 17-21 Mei 2019. Saham Bali United diperkirakan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 27 Mei 2019.

Didukung PSSI

PSSI-Menpora Cup 2013
PSSI-Menpora Cup 2013

Sementara itu, sebagai badan yang mengurus sepakbola di Indonesia, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menunjukkan dukungannya terhadap rencana IPO Bali United. Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan, demi menuju visi PSSI lolos Olimpiade 2024 dan Piala Dunia 2030, segala lini bidang di sepakbola perlu dikembangkan.

“Pada 2018, PSSI fokus pada youth development dan coaching education, yakni peningkatan jumlah pelatih dan instruktur hingga tiga kali lipat. Lebih dari 300 kursus terselenggara di Indonesia dalam waktu setahun, dan program Elite Pro Academy U-16 yang menjadi pijakan penting sektor youth development,” papar dia.

Bali United FC pun sempat terpilih sebagai Akademi Terbaik di 2018 dan Most Developing Clubs 2018 dalam Kongres PSSI 2019. “Bali United FC diharapkan dapat mengantarkan industri sepakbola Indonesia lepas landas menjadi salah satu sektor industry yang berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar dia.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN