Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penandatanganan MoU (Memorandum of Undertsanding) yang dilaksanakan di lingkungan Dave Apartemen Depok, yang dlakukan langsung oleh Presiden Direktur PT Diamond Citra Propertindo, Adam Bilfaqih, dan dari pihak BRI oleh Andika Sibarani, Pemimpin Cabang BRI Pancoran Jakarta Selatan.

Penandatanganan MoU (Memorandum of Undertsanding) yang dilaksanakan di lingkungan Dave Apartemen Depok, yang dlakukan langsung oleh Presiden Direktur PT Diamond Citra Propertindo, Adam Bilfaqih, dan dari pihak BRI oleh Andika Sibarani, Pemimpin Cabang BRI Pancoran Jakarta Selatan.

Baru IPO, Diamond Citra Propertindo Segera Akuisisi Lahan Lagi

Thereis Kalla, Jumat, 14 Februari 2020 | 13:05 WIB

JAKARTA – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) akan semakin agresif untuk melakukan akuisisi lahan setelah menerima dana segar dari penawaran umum perdana (Initial public offering / IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan akan kembali mengakuisisi lahan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Sekretaris Perusahaan Diamond Citra M. Reza mengungkapkan, perseroan telah menyiapkan anggaran belanja modal (Capital expenditurecapex) sebesar Rp 120 miliar untuk merealisasikan rencana akuisisi tersebut. “Capex kita Rp 120 miliar untuk akuisisi lahan di daerah Lebak Bulus untuk proyek kita yang di Apple 3,” katanya seusai pencatatan perdana saham DADA di BEI pada Jumat (14/2).

Melalui gelaran IPO, perseroan  berhasil menghimpun dana sebesar Rp 218,99 miliar. Sebagian  besar dana digunakan untuk mengakuisisi lahan di Ciluar, Bogor, melalui mekanisme setoran modal di entitas anak, PT Arba Propertindo. “Jadi dengan masuknya dana IPO sebesar Rp 199,4 miliar itu sudah menyelesaikan akuisisi lahan yang di Bogor, dan sisanya untuk modal kerja,” ujar Reza.

Sementara itu, pada tahun ini perseroan memproyeksikan dapat membukukan pendapatan sebesar Rp 100 miliar dengan target laba sebesar Rp 30 miliar. Sedangkan marketing sales ditargetkan akan mencapai di kisaran Rp 250 miliar untuk tahun 2020. Reza mengungkapkan, optimistis bisa mencapai target tersebut kendati situasi bisnis properti yang sedang melambat. 

Direktur Diamond Citra Propertindo Bayu Setiawan menjelaskan, banyaknya proyek yang sudah rampung juga akan mendorong kinerja perseroan untuk memenuhi target – target tersebut. Proyek apartemen di Depok dan proyek Apple Residence di Jakarta Selatan, yang telah selesai dibangun dan kini dalam proses serah terima kepada pembeli, sehingga nantinya bisa diakui sebagai pendapatan perseroan. 

“Jadi kita tidak ada masa tunggu untuk mengakui sebagai pendapatan. Kontribusinya di 2020 berasal dari proyek apartemen Dave dan Apple Simatupang, sedangkan proyek Apple 3 belum bisa kasih kontribusi karena sifatnya masih dalam proses pembangunan,” jelas Bayu.

Sementara itu, Direktur Utama Perseroan Adam Bilfaqih mengatakan, akuisisi lahan di Bogor sebesar 3,7 hektar nantinya akan dibangun untuk pembangunan apartemen superblok. “Rencana kami lahan tersebut bisa dikembangkan sampai dengan 5 hektar, ini adalah produk Diamond Land khususnya yang berkaitan dengan superblok. Pembangunannya membutuhkan waktu 7 tahun dengan estimasi pendapatan sekitar Rp 1,3 triliun,” jelasnya.

Adapun dalam gelaran IPO, perseroan melepas 2,14 miliar lembar saham atau setara dengan 29,91% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Perseroan menawarkan Perseroan menunjuk PT Shinhan Sekuritas Indonesia dan PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Direktur PT Shinhan Sekuritas Indonesia, Satrio Hadi Waskito mengatakan, selama masa penawaran umum,  tanggal 4  - 7 Februari 2020, saham DADA mendapat respon yang cukup positif dan seluruh saham yang ditawarkan dapat terserap dengan baik. “Memperoleh minat yang positif dengan kelebihan permintaan saham dari hasil penjatahan pusat sebanyak 2,5 kali sedangkan permintaan saham dari hasil pooling over subscribe sebanyak 150 kali,” ujarnya.    

Pada perdagangan perdananya saham DADA melonjak 69,61% atau 71 poin ke harga Rp 173 per saham, sehingga terkena auto reject atas (ARA). Dalam debutnya, saham DADA mencatatkan frekuensi sebanyak 12 kali dengan volume 3.273 saham dan nilai transaksinya mencapai Rp 56,62 juta. Diamond Citra Propertindo menjadi emiten ke-13 yang listing di BEI sepanjang 2020. 

PT Diamond Citra Propertindo Tbk didirikan pada tahun 2015. Perseroan bergerak di bidang properti (real estate) dengan proyek yang tersebar di Jakarta, Depok, dan Tangerang. Pada tahun 2016, perseroan  membangun Dave Apartment yang berlokasi di Depok, berdekatan dengan UI yang merupakan proyek High-Rise pertama Perseroan. 

Lebih lanjut pada tahun 2018, Perseroan mengakuisisi PT Arba Propertindo dengan proyek Apple Residence, Apartemen Low-Rise yang berlokasi di TB. Simatupang dan kemudian pada tahun 2019 Perseroan melaksanakan proyek Apple Residence 3 yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan. (der)

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA