Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Soho Global Health. Foto: Perseroan.

PT Soho Global Health. Foto: Perseroan.

Bersiap 'Listing' di BEI, Soho Global akan Konversi Obligasi

Kamis, 3 September 2020 | 14:24 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Quadria Capital Investment Management Pte Ltd melalui salah satu private fund, yakni Medisia Investment Holdings Pte Ltd, akan menukar obligasi wajib konversi (convertible notes) dengan saham baru PT Soho Global Health. Aksi ini akan dilakukan bersamaan dengan pencatatan perdana saham (listing) produsen Imboost dan multivitamin Curcuma Plus tersebut.

Berdasarkan prospektus Soho Global, perseroan akan menerbitkan 533,29 juta saham baru dari portepel perseroan untuk keperluan empat aksi korporasi sekaligus. Pertama, perseroan melepas sebanyak 114,38 juta saham atau setara 13,78% dari modal ditempatkan dan disetor untuk masyarakat dalam rangka penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Selanjutnya, perseroan siap menerbitkan saham baru sebanyak 233,52 juta saham atau setara 18,4% dari modal ditempatkan dan disetor dalam rangka pelaksanaan konversi obligasi.

Diketahui, convertible notes Medisia ini merupakan hasil perjanjian (master agreement) yang dibuat antara Soho Global dengan Medisia dan Eng Liang Tan sebagai pemegang saham utama pada 19 Desember 2014, kemudian diubah pada 21 Juni 2020. “Berdasarkan perjanjian, perseroan menyetujui untuk menerbitkan surat utang yang dapat dikonversi menjadi saham baru dengan harga pelaksanaan yang sama dengan harga penawaran IPO,” ungkap manajemen dalam keterangan tertulis yang dikutip Investor Daily.

Sebagai informasi, harga penawaran IPO Soho Global sebesar Rp 1.820 per saham. Adapun total agregat nomimal convertible notes Medisia mencapai Rp 522,74 miliar. Dana hasil penerbitan obligasi ini telah digunakan perseroan sesuai dengan perencanaan bisnis dan operasi tahunan.

Medisia Investment merupakan perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Singapura. Sementara, berdasarkan situs Private Fund Data, Medisia Investment Holding adalah private fund yang dioperasikan oleh Quadria Capital.

Hubungan Quadria Capital dengan Soho Global Health terekam sejak 2015. Ketika itu, investasi Quadria pada Soho Global merupakan investasi kedua dari program dana investasi bernama Quadria Capital Fund LP dan merupakan investasi pertama Quadria di Indonesia.

Pelaksanaan Waran

Saat listing, Soho Global turut menerbitkan saham baru sebanyak 153,73 juta saham untuk keperluan konversi waran oleh Cascade Creek Pty Ltd. Jumlah itu setara dengan 12,11% dari modal ditempatkan dan disetor.

Waran Cascade Creek ini merupakan hasil dari perjanjian pemberian waran pada saham yang belum diterbitkan (warrant over unissued shares) antara Soho Global dengan Eagle Securities Ltd, dan antara Soho Global dengan Killary Holdings Ltd pada 16 Juni 2014. Perjanjian ini kemudian diubah pada 19 Juni 2020, di mana waran dialihkan kepada Cascade Creek. Sementara harga pelaksanaan waran yang disetujui adalah Rp 1 juta per waran.

Soho Global juga telah menggunakan dana hasil penerbitan waran sesuai rencana bisnis dan operasi tahunan. Adapun, Cascade Creek merupakan perusahaan yang berdiri sesuai hukum Australian. Cascade Creek merupakan afiliasi perseroan karena terdapat kesamaan pengendali, yaitu Eng Liang Tan.

Tak ketinggalan, Soho Global bersiap membagi-bagikan saham kepada karyawan saat perseroan listing, melalui program management incentive plan (MIP). Sehubungan dengan program ini, perseroan akan menerbitkan sebanyak 51,65 juta saham baru, yang akan diambil oleh direktur, manajemen, dan karyawan perseroan yang berjumlah 17 pihak. Program MIP dibagi dalam dua tahap.

Sementara itu, Soho Global melangsungkan proses penawaran umum IPO selama 2-3 September, dan penjatahan pada 4 September. Perseroan menargetkan total dana segar IPO sebesar Rp 208,17 miliar. PT Indo Premier Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek IPO.  

Setelah IPO, konversi waran, konversi obligasi dan program insentif manajemen, maka struktur kepemilikan saham Soho Global antara lain, Eng Liang Tan sebanyak 57,42%, Giok Nio Tan dan Kin Nio Tan masing-masing sebesar 13,49%, peserta MIP I dan II masing-masing sebanyak 1,41% dan 2,66%, Cascade Creek 12,11%, Medisia 18,40%, dan publik 9,01%.

Soho Global akan menggunakan dana IPO seluruhnya untuk modal kerja anak usaha PT Parit Padang Global (PPG) dalam bisnis distribusi dan pembelian barang dagang. Penyaluran dana dari Soho Global ke PPG dilakukan dalam bentuk pinjaman.

Saat ini, Soho Global secara grup memiliki manufaktur untuk produk farmasi dan kesehatan yang berlokasi di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur. Hingga Maret 2020, perseroan mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp 1,69 triliun, naik 40,8% dibanding kuartal I-2019 sebesar Rp 1,2 triliun. Sementara, laba bersih turut mengalami kenaikan 167,9% menjadi Rp 187,09 miliar dari Rp 69,81 miliar.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN