Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pencatatan Perdana Saham PT DCI Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 6 Januari 2021. (Ist)

Pencatatan Perdana Saham PT DCI Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 6 Januari 2021. (Ist)

DCI Indonesia Siap Operasikan Empat Gedung Data Center Berkapasitas 37 MW

Rabu, 6 Januari 2021 | 11:06 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT DCI Indonesia Tbk (DCII) akan mengoperasikan empat gedung data center dengan total kapasitas 37 megawatt (MW) tahun ini. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar di Indonesia.

Direktur Utama DCI Indonesia, Otto Toto Sugiri mengatakan, rencana tersebut merupakan strategi perseroan untuk mengembangkan bisnis dalam mendukung kesiapan data center Indonesia menghadapi persaingan ekonomi digital Asia Tenggara yang berkembang pesat di masa mendatang.

“Kami merupakan data center Tier 4 pertama di Asia Tenggara yang memberikan layanan data center yang aman, handal dan terpercaya dengan menjaga uptime availability 100%,” ujar Toto pada pembukaan perdagangan bursa secara virtual, Rabu (6/1).

Toto menambahkan, pasar data center hingga akhir 2020 diproyeksikan mencapai total kapasitas 72,5 MW dan menurut proyeksi Structure Research akan terus bertumbuh dengan CAGR sebesar 22,3% selama lima tahun ke depan.

“Perseroan sebagai pemimpin data center nasional terus berkembang dengan positif dan terus merasakan pemrintaan yang kuat dari pelanggan lokal maupun pelaku bisnis global yang ingin memasuki pasar Indonesia,” ujar dia.

Untuk diketahui, perseroan pada hari ini resmi mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menjadi emiten kedua tercatat pada tahun ini. Dengan demikian, total keseluruhan emiten yang sudah melantai di bursa berjumlah 715.

Sebelumnya, perseroan telah melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), dengan melepas sejumlah 357.561.900 saham baru atau setara 15% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan, dengan harga penawaran sebesar Rp 420 per saham. Perseroan menunjuk PT Buana Capital Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek.

President Director Buana Capital Sekuritas, Benny Setiabrata mengatakan, selama penawaran umum tanggal 30 Desember 2020, saham DCI Indonesia mendapatkan respons yang sangat positif dari investor. Dari aksi korporasi ini, perseroan menerima dana lebih dari Rp 150 miliar.

Berdasarkan prospektus, dana tersebut sekitar 80% akan digunakan untuk belanja modal perseroan, yakni low voltage panel sebanyak 51 unit untuk elektrikal pusat data ke-empat perseroan dengan estimasi biaya sebesar Rp 67,281 juta, yang akan digunakan pada tahun 2021.

Kemudian, untuk pengadaan genset sebanyak 6 unit untuk elektrikal fase 1 dengan estimasi biaya sebesar Rp 58,356 juta, yang rencananya akan digunakan pada tahun 2021.

Sedangkan sisa dananya akan digunakan untuk modal kerja perseroan, yang mencakup biaya operasional perseroan seperti pembayaran biaya listrik, biaya persediaan dan biaya gaji.

Berdasarkan data RTI, saham perseroan dibuka menguat berada di level 525 atau naik 105 poin (25%). PER saham perseroan berada di 11,74 dan market cap berada Rp 1,25 triliun.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN