Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Inanrno Djajadi. Jumlah perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mencapai 656 per 31 Oktober 2019.

Inanrno Djajadi. Jumlah perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mencapai 656 per 31 Oktober 2019.

Emiten di BEI Capai 656

Primus Dorimulu, Kamis, 31 Oktober 2019 | 08:10 WIB

 

Jakarta-- Dari target 75 emiten baru tahun 2019, jumlah perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mencapai 656 per 31 Oktober 2019. Selama Januari hingga akhir Oktober 2019, ada tambahan 42 emiten baru.  Dalam lima tahun terakhir, jumlah emiten di BEI, rata-rata, naik 25%,  tertinggi di Asean.

"Ada 30-an calon emiten baru dalam pipeline. Mudah-mudahan, target tahun ini bisa tercapai,"  kata Dirut BEI Inarno Djajadi kepada Investor.id, Kamis (31/10/2019) pagi, jelang HUT Pasar Modal Indonesia ke-42. Mengusung tema "Embracing the Opportunities in Dynamic Global Economy", acara ini dihadiri oleh para CEO perusahaan publik, pemimpin perusahaan sekuritas, manajer investasi, dan investasi.

Pihak otoritas pasar modal dan BEI, kata Inarno, sengaja memilih topik "Embracing the Opportunities in Dynamic Global" untuk menunjukkan optimisme. Kondisi ekonomi global yang dinamis harus dilihat sebagai peluang. Indonesia memiliki daya tarik yang besar bagi investor. 

Mengutip Erns & Young, BEI menempati peringkat ke-7 sebagai bursa paling aktif dilihat dari peningkatan jumlah emiten. Dalam lima tahun terakhir, jumlah emiten di BEI rata-rata naik 25%, tertinggi di Asean.

Presiden Jokowi yang semula dijadwalkan hadir diwakili oleh Menkeu Sri Mulyani Indrawati. Menkeu akan didampingi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hoesen.  Inarno mengatakan, salah satu tujuan acara HUT Pasar Modal tahun ini adalah peningkatan sinergi antara regulator, para pelaku pasar modal, dan pemerintah. (Pd)

ReplyForward

   

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA