Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor pusat PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN), produsen dan pemasok produk makanan laut berkualitas tinggi

Kantor pusat PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN), produsen dan pemasok produk makanan laut berkualitas tinggi

Era Mandiri Cemerlang Incar Pendapatan Rp 150 Miliar

Ghafur Fadillah, Rabu, 12 Februari 2020 | 13:31 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) membidik pendapatan hingga Rp 150 miliar dan laba bersih Rp 10 miliar, pada tahun ini. Target tersebut ditetapkan pasca resmi mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI).  

Direktur Utama Era Mandiri Cemerlang Johan Rose menjelaskan, demi mendukung rencana tersebut, dana hasil IPO nantinya akan digunakan untuk pembelian bahan baku sebesar 79%. Sedangkan penambahan mesin baru 7%, jasa instalasi dan cold storage, sebesar 14%.

"Untuk pembelian bahan baku tersebut nilainya sebesar Rp 28 miliar, lalu untuk cold storage nanti akan menghabiskan dana Rp 5 miliar. Untuk pabrik kami yang berlokasi di Gorontalo dan Jakarta kami akan melakukan penambahan mesin baru senilai Rp 2,5 miliar, sehingga sejalan dengan target pertumbuhan volume kami hingga 1.500 ton," jelasnya usai listing perdana di Bursa Efek Indonesia, Rabu (12/2).

Johan menambahkan, pada tahun ini perseroan akan fokus pada penjualan ekspor dengan tujuan seperti Amerika, negara yang tergabung dalam Uni Eropa dan juga Asia Tenggara. Meskipun begitu Johan mengatakan tidak melepas kemungkinan untuk menambah tujuan ekspor.

"Kami juga senantiasa mencari pasar yang baru yang memiliki potensi yang tinggi, seperti India dan Amerika latin," ujarnya.

Untuk pasar ekspor, Johan mengakui Amerika masih menjadi negara tujuan yang berkontribusi paling besar kepada perseroan dalam segmen ikan tuna olahan. "Ikan tuna olahan yang dikirim ke Amerika bisa mencapai 1.000 ton per tahun," kata dia.

Disisi lain terkait Virus Korona yang dialami oleh Tiongkok, perseroan menjelaskan hal itu tidak berdampak labgsung terhadap penjualan lantaran porsinya hanya 2%. "Tidak berpengaruh sama penjualan kami, karena hanya 2% yang bisa kita alihkan dengan mudah ke negara lain, kami ikut prihatin semoga cepat selesai," paparnya.

Auto Reject

Sebelumnya, harga perdana saham Era Mandiri Cemerlang pada perdagangan perdana melonjak ke posisi Rp 204 atau meningkat 70% dari harga penawaran saham awal yakni Rp 120, dengan kata lain saham perseroan terkena auto reject.

Dalam penawaran umum tersebut, perseroan menawarkan 40% dari total saham yang dimiliki atau sebanyak 333 juta saham baru dengan harga Rp 120 per saham, sehingga dalam penawaran umum ini perseroan meraup dana segar sebesar Rp 39,99 miliar. Perseroan mempercayakan PT UOB Kay Hian Sekuritas, sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Berdasarkan laporan keuangan dalam prospektus perseroan, per 31 Juli 2019 emiten dengan kode saham IKAN ini, berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 57 miliar jumlah tersebut turun sebesar 9,1% dari periode yang sama pada tahun 2018 sebesar Rp 63 miliar.

"Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan kuantitas penjualan perseroan baik ekspor maupun lokal," tulis perseroan dalam keterangan resmi.

Sedangkan pada segmen laba bersih perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp2,40 miliar atau turun 11,9% dari  tahun sebelumnya yakni Rp 2,73 miliar, yang disebabkan oleh penurunan disebabkan terutama oleh kenaikan beban lain-lain dan adanya kerugian selisih kurs.

Sebagai informasi PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) merupakan emiten yang bergerak di bidang industri pengolahan dan perdagangan hasil perikanan yang telah beroperasi sejak tahun 2001 yang berfokus pada pasar ekspor. Saat ini perseroan memiliki pabrik yang terletak di Jakarta, Aceh dan Kupang.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA