Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor pusat PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN), produsen dan pemasok produk makanan laut berkualitas tinggi

Kantor pusat PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN), produsen dan pemasok produk makanan laut berkualitas tinggi

EMITEN BARU ke 11

Era Mandiri Cemerlang Makin Agresif Berekspansi

Kamis, 13 Februari 2020 | 08:02 WIB
Ghafur Fadillah ,Thereis Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  – Setelah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) mencanangkan ekspansi yang lebih agresif tahun ini.

Era Mandiri Cemerlang, perusahaan yang bergerak di bidang industry pengolahan dan perdagangan hasil perikanan, bakal meningkatkan pembelian bahan baku, menambah mesin baru, jasa instalasi, dan gudang pendingin (cold storage).

Direktur Utama Era Mandiri Cemerlang, Johan Rose mengungkapkan, perseroan akan menggunakan sebagian besar dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham untuk membiayai ekspansi.

“Sekitar 79% dana hasil IPO yang totalnya mencapai Rp 39,99 miliar akan digunakan untuk membeli bahan baku. Selebihnya untuk penambahan mesin baru, jasa instalasi, dan cold storage,” kata Johan Rose usai pencatatan (listing) perdana saham perseroan di BEI, di Jakarta, Rabu (12/2).

Johan Rose menjelaskan, untuk pembelian bahan baku, Era Mandiri yang menjadi emiten ke-11 di BEI tahun ini, menyiapkan dana Rp 28 miliar Sedangkan untuk cold storage sekitar Rp 5 miliar.

“Untuk pabrik di Gorontalo dan Jakarta, kami akan menambah mesin baru senilai Rp 2,5 miliar,” ujar dia.

Langkah tersebut, menurut Johan, ditempuh sejalan dengan target pertumbuhan volume produksi pengolahan dan perdagangan hasil perikanan hingga 1.500 ton yang dipatok perseroan.

Johan menambahkan, Era Mandiri yang didirikan pada 2001 dan memiliki pabrik pengolahan ikan di Jakarta, Aceh, dan Kupang, tahun ini fokus ke pasar ekspor Amerika Serikat (AS), negara-negara Uni Eropa, dan Asia Tenggara.

“Kami juga terus mencari pasar baru yang memiliki potensi tinggi, seperti India dan negara-negara di Amerika Latin,” tutur dia.

Pasar Amerika, kata Johan Rose, masih berkontribusi paling besar terhadap total pasar ekspor perseroan pada segmen ikan tuna olahan. “Ikan tuna olahan yang dikirim ke Amerika bisa mencapai 1.000 ton per tahun,” ucap dia.

Johan menegaskan, wabah Virus Korona yang tengah melanda Tiongkok tidak berdampak langsung terhadap penjualan Era Mandiri karena porsinya kecil, hanya 2%.

“Itu pun bisa kami alihkan dengan mudah ke negara lain. Kami ikut prihatin, semoga Virus Korona cepat tertangani,” papar dia.

Johan Rose mengemukakan, Era Mandiri Cemerlang tahun ini menargetkan pendapatan dan laba bersih masing-masing sebesar Rp 150 miliar dan Rp 10 miliar.

Laporan keuangan dalam prospectus perseroan menunjukkan, per 31 Juli 2019 emiten bersandi saham IKAN itu membukukan penjualan Rp 57 miliar, turun 9,1% dari periode sama 2018.

“Itu terjadi akibat turunnya kuantitas penjualan perseroan, baik di pasar ekspor maupun domestik,” demikian manajemen Era Mandiri dalam keterangan resminya.

Seiring turunnya pendapatan, laba bersih perseroan turun 11,9% menjadi Rp 2,40 miliar, terutama akibat kenaikan beban lain-lain dan kerugian selisih kurs.

Pada perdagangan perdananya, kemarin, saham IKAN naik 70% ke level Rp 204 dari harga penawaran awal Rp 120, sehingga terkena penghentian perdagangan secara otomatis (auto rejection) karena melampaui batas atas.

Saat IPO, Era Mandiri Cemerlang melepas 40% dari total saham yang dimiliki atau sebanyak 333 juta unit saham baru dengan harga Rp 120 per saham. Dari hasil IPO yang ditangani PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) itu, perseroan meraup dana segar Rp 39,99 miliar.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN