Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

HARGA PENAWARAN RP 120-150 PER SAHAM

Fimperkasa Lepas 40% Saham Lewat IPO

Rabu, 10 Maret 2021 | 13:57 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP) berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham, dengan melepas 160 juta saham baru atau 40% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran IPO berkisar Rp 120-150 per saham, sehingga total dana yang diraih Rp 19,2-24 miliar.

Perusahaan jasa konstruksi ini telah menunjuk PT Wanteg Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Masa penawaran awal (bookbuilding) IPO akan berlangsung 9-18 Maret 2021.

Sebanyak 42,5% Dana IPO akan digunakan untuk modal kerja guna mendukung pembiayaan proyek perseroan, 40 untuk membeli alat berat penunjang kegiatan usaha cut and fill. Adapun sisanya digunakan untuk pelunasan sebagian pokok pinjaman perseroan.

Direktur Utama Fimperkasa Utama Mohamad Mulky Thalib mengatakan, FIMP juga akan menerbitkan maksimal 40 juta waran seri I melalui IPO. Rasionya, setiap pemegang empat saham maka akan memperoleh satu waran seri I.

Tujuan dari IPO ini, kata dia, adalah memperkuat dan meningkatkan struktur permodalan Fimperkasa agar bisa mencapai target pendapatan hingga 2025. Meski di tengah pandemi Covid-19, perseroan meyakini dapat mencetak pertumbuhan pendapatan dan laba bersih pada tahun-tahun mendatang.

“Adapun target pendapatan perseroan tahun ini sekitar Rp 28 miliar dan diperkirakan terus tumbuh konsisten 15% per tahun hingga tahun 2025,” kata dia, Rabu (10/3/2021).

Keyakinan itu, kata dia, ditopang oleh proyek yang telah diperoleh perseroan maupun dalam pipeline sekitar Rp 183,8 miliar. Contohnya, proyek pembangunan PLTM Besai Kemu 2x3,5 MW, proyek pekerjaan pematangan lahan (cut and fill), dan pembangunan unit rumah tinggal di Ciangsana Bogor dan Condet, Jakarta Timur.

Fimperkasa Utama didirikan pada 1993 dan bergerak di industri jasa konstruksi. Perseroan fokus pada jasa proses desain, persiapan lahan, dan proses konstruksi utama. Fimperkasa Utama telah menyelesaikan berbagai macam proyek, berkontribusi pada proses industrialisasi di Indonesia.

Perseroan berhasil menyelesaikan pabrik mobil Timor di Cikampek, Jawa Barat sebagai berperan kontraktor utama. Fimperkasa Utama juga mengembangkan beberapa townhouse dan real estate skala kecil dan menengah di Kemang, Bangka, dan Pejaten, Jakarta, serta beberapa proyek lain di Jawa Barat dan Jakarta.

 

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN