Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung berada di galeri saham gedung BEI, Jakarta, belum lama ini. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih terkonsolidasi usai Pemilu 2019 yang digelar pada Rabu (17/4/2019). Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Pengunjung berada di galeri saham gedung BEI, Jakarta, belum lama ini. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih terkonsolidasi usai Pemilu 2019 yang digelar pada Rabu (17/4/2019). Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Fuji Finance Ekspansi Kredit ke Sektor Energi

Nabil Al Faruq, Selasa, 9 Juli 2019 | 21:39 WIB

JAKARTA – PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) berencana ekspansi kredit ke sektor energi tahun ini. Perseroan menganggarkan dana sebesar Rp 33 miliar, yang seluruhnya berasal dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

Komisaris Utama Fuji Finance Anton Santoso mengatakan pihaknya memang bergerak di sektor corporate financing, dan siap merambah ke pembiayaan solar panel. Ke depannya, bisnis tersebut diharapkan menjadi salah satu sumber utama perseroan selain pembiayaan korporasi.

“Kami harapkan kedepan semuanya ke green energyenvironment friendly. Nah pembiayaan di sektor ini kan masih baru di Indonesia, jadi kami melihat peluang dan akan fokuskan kesana,” kata Anton, di Jakarta, Selasa (9/7).

Sesuai rencana, ekspansi kredit ke sektor energi terutama pada solar panel, yang diharapkan dapat menjadi salah satu sektor utama bisnis perseroan kedepannya. 

Direktur Utama Fuji Finance Anita Marta juga mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia melalui ESDM mengeluarkan ijin untuk melakukan pemasangan roof top untuk rumah tangga. BUMN dan PEMDA juga mendukung program pemerintah tersebut untuk meningkatkan jumlah energi terbarukan di Indonesia.

“Hal ini sangat bagus untuk mendukung usaha perseroan dalam mengembangkan pembiayaan di sektor energi tersebut,” kata Anita.

Namun hingga saat ini pemerintah belum memberikan insentif atau subsidi bagi para investor energi terbarukan tersebut. Adapun di luar negeri seperti Amerika, Australia, Eropa, Jepang, Hongkong, dan Tiongkok sudah menggunakan solar energi dan diberikan subsidi serta insentif yang memadai.

Listing

Perseroan kemarin resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Jumlah penawaran saham yang diberikan perseroan sebesar 300 juta saham, atau mewakili 23,08% dari modal ditempatkan dan disetor penuh sesudah dilakukannya penawaran umum.

Saat ini, perseroan menjadi emiten yang ke 26 di tahun 2019 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Fuji Finance menawarkan harga sahamnya sebesar Rp 110 per saham. 

Penawaran umum ini merupakan komitmen manajemen perseroan untuk mengembangkan usaha agar lebih tumbuh dan berkesinambungan, dengan mengikuti good corporate governance(GCG). “Tujuan kami menjadi perusahaan publik, selain terbukanya akses permodalan antara lain untuk memperkuat image perusahaan dan dapat meningkatkan eksposur kepada masyarakat publik, sehingga dapat meningkatkan bisnis perseroan,” kata Anita.

Adapun dana dari hasil penawaran umum tersebut perseroan sudah memperoleh sebesar Rp 33 miliar, dana yang diperoleh ini nantinya akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja dalam rangka ekspansi kredit perseroan yaitu sektor energi.

Anton Santoso menambahkan, perseroan menyambut dengan baik atas antusiasme masyarakat terhadap aksi korporasi perseroan dalam penjualan saham perdana. Ini ditandai dengan minat masyarakat yang memberikan kelebihan permintaan sebanyak 57 kali pada penawaran umum.

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN