Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

DIBUKA “AUTO REJECT” ATAS

Grand House dan Rockfields Resmi Melantai di BEI

Kamis, 10 September 2020 | 12:19 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) dan PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) resmi mencatatkan perdana (listing) saham padana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kedua perseroan ini menjadi emiten yang ke 43 dan 44 tercatat di tahun 2020.

Berdasarkan prospektus Grand House Mulia, perseroan melepaskan sebanyak 157,5 juta saham kepada publik atau setara dengan 20% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor perseroan dengan harga Rp 380 per lembar saham. “Dengan demikian, perseroan menerima dana segar dari hasil aksi tersebut sebesar Rp 59,85 miliar,” ujar manajemen perseroan di Jakarta, Kamis (10/9).

Dana tersebut nantinya digunakan sejumlah 95% untuk modal kerja, yakni pembayaran kepada pemasok, pembayaran gaji karyawan, pembayaran upah proyek, pembayaran kontraktor, pembayaran aktivitas iklan, pameran serta marketing, dan pembayaran komisi penjualan.

Kemudian, sekitar 5% akan dimanfaatkan untuk pembaran sebagian utang pinjaman pokok dan nisbah bagi hasil kepada PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebanyak 9%. Adapun jumlah utang per 31 Desember 2019 senilai Rp 48,10 miliar.

Dalam melancarkan aksi korporasinya, perseroan menunjuk PT RHB Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan PT Erdikha Elit Sekuritas sebagai Penjamin Emisi Efek.

Grand House Mulia merupakan perusahaan pengembang properti yang memiliki fokus pembangunan hunian horizontal dan vertical. Perseroan saat ini tengah membangun komplek hunian Parkville Serpong, komplek komersial dan akan membangun komplek Mixed Used Hi-Rise Apartemen.

Direktur Utama Grand House Mulia Velliana Tanaya menambahkan, perseroan secara konsisten mengembangkan proyek kawasan perumahan yang bernama Parkville Serpong. Proyek ini terdiri dair 4 minicluster, Canola merupakan minicluster pertama dari Parkville Serpong yang sedang dalam tahap pembangunan dan Astoria merupakan mini cluster kedua dari Parkville Serpong yang sedang dalam tahap pemasaran.

“Besarnya Animo masyarakat terhadap Affordable-Housing yang begitu besar, membuat minicluster Canola dan Astoria sudah terjual mencapai 80%,” ujar dia.

Sementara itu, Rockfields Properti Indonesia melepas sebanyak 287,03 juta saham atau setara dengan 20% modal ditempatkan dan disetor penuh di perseroan dengan harga saham sebesar Rp 1,340 per lembar saham. Dari aksi ini, perseroan memperoleh dana segar sebanyak Rp 384,62 miliar. Bertindak menjadi penjamin pelaksana emisi efek adalah NH Korindo Sekuritas.

Berdasarkan prospektus perseroan, pihaknya akan menggunakan dana segar tersebut 100% untuk pengembangan usaha melalui entitas anak. Secara rinci, sebesar 74% untuk meningkatkan penyertaan saham di PT Artha Mas Investama (AMI), nantinya AMI akan melakukan pembangunan gedung perkantoran beserta fasilitasnya.

“Kami akan membangun proyek International Exchange House yang merupakan pembangunan gedung sewa kantro grade A di kawasan segitiga bisnis di Jakarta. Lokasi ini juga didukung dengan adanya konektivitas terhadap transportasi publik, seperti trans jakarta dan LRT,” ujar manajemen perseroan.

Sedangkan sisanya sebanyak 26% akan digunakan untuk meningkatkan penyertaan saham di Entitas Anak lainnya, PT Graha Lestari Internusa (GLI) . GLI akan melakukan pengembangan gedung perkantoran Noble House yang merupakan gedung sewa kantor dengan grade A. Gedung ini berlokasi di Lingkar Mega Kuningan. Penggunaan dana digunakan untuk pembangunan fasilitas penunjang seperti fasilitas ruang meeting, kantin, area casual leasing, dan ruangan yang disewakan dengan perabotan dan perlengkapannya.

Komisaris Utama Rockfields Properti Indonesia Po Sun Kok menambahkan, perseroan berdiri sejak tahun 2013 merupakan holding company yang bergerak dalam bidang properti. Lokasi-lokasi aset yang dimiliki oleh perseroan saat ini adalah di Mega Kuningan, Rasuan Said, Kebon Jeruk, dan Bali.

Berdasarkan data RTI, harga saham Grand House Mulia meningkat di level 474 atau naik sebanyak 24,74% dengan kapitalisasi pasar sebanyak 373,28 miliar. Sedangkan untuk harga saham Rockfields Properti melonjak hingga auto reject atas 25% menjadi Rp 1.675. Price Earning Ratio (PER) yang dimiliki perseroan sejumlah 558,33 dan market capital sebesar 2,40 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN