Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direksi Gunung Raja Paksi. Foto: Farid Firdaus.

Direksi Gunung Raja Paksi. Foto: Farid Firdaus.

Gunung Raja Paksi Tawarkan Saham Perdana Rp 825-900

Farid Firdaus, Selasa, 3 September 2019 | 14:01 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Gunung Raja Paksi menargetkan perolehan dana Rp 1-1,1 triliun dari penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Perusahaan lembaran baja ini melepas 1,23 miliar saham dengan harga berkisar Rp 825-900 per saham. Perseroan telah menunjuk PT Kresna Sekuritas dan PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 3-5 September 2019, pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan pada 10 September 2019, dan masa penawaran umum pada 12, 13 dan 16 September 2019. Sedangkan pencatatan perdana (listing) saham perseroan di BEI dijadwalkan pada 19 September 2019.

Sesuai rencana, sebanyak 99,52% dan hasil IPO akan digunakan untuk pelunasan utang dalam rangka pembelian aset tetap dan biaya operasinya. Sisanya 0,48% untuk modal kerja.

Direktur Utama Gunung Raja Paksi Alouisius Maseimilian mengatakan, strategi perseroan ke depan adalah melakukan modernisasi pabrik secara pruden. “Saat ini, kami juga sedang negosiasi kerja sama internasional dengan salah satu produsen baja terbesar di dunia,” jelas dia saat due diligence terkait rencana IPO saham perseroan, di Jakarta, Selasa (3/9). 

Sementara itu, bersamaan dengan penawaran umum perdana saham, perseroan akan menerbitkan saham baru dalam rangka pelaksanaan Obligasi Wajib Konversi (OWK) yang akan jatuh tempo pada 30 September 2019. Dengan konversi OWK bersamaan dengan terjualnya seluruh saham yang ditawarkan dalam IPO, persentase kepemilikan masyarakat sebanyak-banyaknya menjadi 10,21%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA